Giri Prasta: Masyarakat Badung Butuh Bukti, Bukan Mitos

0
26
Giri Prasta: Masyarakat Badung Butuh Bukti, Bukan Mitos
Beri KETERANGAN - Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta saat memberikan keterangan usai Rapat Paripurna, Senin (28/7/2020).

MITOS 2121 dalam periode kepemimpinan pemerintahan di Kabupaten Badung  dijawab Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta. Sebagai calon petahana yang dipastikan maju dalam Pilkada Badung 9 Desember 2020 mendatang, Giri Prasta meminta masyarakat jangan disuguhi mitos, melainkan fakta dan bukti.

Ditemui usai rapat paripurna DPRD Badung, Selasa (28/7/2020), Giri Prasta mengaku menyambut baik bila ada warga Badung yang ingin ikut “bertarung” di Pilkada Badung. “Kami kalau bicara demokrasi yang bagus dan berjalan dengan baik, siapa pun orangnya, tentu ada kesiapan warga Kabupaten Badung ikut kotenstasi ini,” ucapnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Badung ini menyatakan tidak sepakat bila dalam Pilkada Badung nanti disebut sebagai ajang adu mengadu. “Maaf di sini (Pilkada Badung, red) tidak ada adu mengadu. Yang ada hanya disandingkan,” kata Giri Prasta.

Sebagai petahana yang hampir lima tahun memimpin Badung, ia pun yakin masyarakat Badung sudah merasakan berbagai kebijakan dikeluarkan Pemkab Badung di bawah kepemimpinannya. “Yakin dan percaya masyarakat Badung sudah melek. SDM masyarakat Badung sudah menengah ke atas. Masyarakat akan mengetahui siapa sosok figur ini. Apa yang telah dibuat untuk kesejahteraan masyarakat secara umum, apa kebijakan sebagai wujud bukti untuk masyarakat,” paparnya.

Baca juga :  Tokoh Kuta Utara, Sebar 1100 Paket Sembako Untuk Buruh Tani dan Petani Penggarap

Giri Prasta juga mengaku optimis masyarakat Badung tidak akan berpaling karena sudah tahu keberhasilannya dalam memimpin rakyat Badung. “Kalau mau jujur, saya mempunyai kekuatan yang diberikan alam dan krama Badung. Kenapa? Contohnya fraksi. Ada 28 anggota fraksi kami di DPRD Badung. Kita melihat 2/3. Pengambilan keputusn di DPRD adalah 2/3. Sederhananya, fraksi kami 28, sehingga apa yang dilakukan untuk kebutuhan masyarakat bisa berjalan,” terangnya.

Selain didukung fraksi gemuk dari PDI Perjuangan, ujar dia, dirinya selama ini memimpin Badung juga dibantu oleh Partai Demokrat. “Apalagi contoh kawan-kawan saya yang di Fraksi Demokrat, luar biasa. Dan terutama masyarakat Badung yang akan melihat,” tambahnya.

Baca juga :  Badung Mulai Salurkan BST dari Kemensos RI

Lebih nyaman ada penantang atau tidak ada penantang? Ditanya begitu, Giri Parsta yang mantan Ketua DPRD Badung dua periode ini menyebut sama saja. “Sebagai petahana saya akan mengikuti alur yang ada. Ada tidak ada penantang sama saja.” katanya.

Kembali mengenai mitos 2121 yang dilontarkan pihak calon lawan dari KRBB (Koalisi Rakyat Badung Bangkit), Giri Prasta menyebut itu hanya sebuah mitos. Dikatakannya, mitos itu tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, dirinya bila dikaitkan dengan periode memimpin belum genap satu periode namun oleh pemerintah melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah dilakukan pemilihan lagi. Dan ia pun meminta pihak lawan tidak mendoktrin masyarakat dengan mitos.  “Kalau bicara yang kemarin yang sudah satu, zaman Gde Agung dua, berarti zaman saya satu. Saya akan jawab sekarang, zaman Giri Prasta tidak satu, tapi setengah. Kalau satu, Giri Prasta berarti 2021, karena dimajukan (Pilkada) oleh KPU melalui Kemendagri, berarti saya tidak kena satu itu. Hanya setengah berarti saya, karena berakhir saya 2021. Ini saya beri pemahaman. Biar tidak mitos dijadikan sebagai gambaran untuk masyarakat. Masyarakat butuh kenyataan, ini sebagai salah satu ksatria, satya wacana yang diberikan Giri Prasta,” tegasnya.

Baca juga :  Kenaikan Harga Masker Mulut Sempat Tembus 600 Persen

Disinggung soal rekomendasi PDI Perjuangan yang belum kunjung turun, politisi asal Pelaga, Petang ini mengaku sepenuhnya ada di induk partainya. Sampai saat ini, pihaknya mengakui memang belum menerima rekomendasi untuk Pilkada Badung. “Soal rekomendasi itu kewenangan DPP. Dan sampai sekarang belum kita ambil. Makanya sampai sekarang belum berani mengatakan secara pribadi. Ini saya tidak akan pernah melampaui kemampuan Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan,” imbuhnya. Dia meminta masyarakat Badung bersabar menunggu rekomendasi dari PDI Perjuangan.“Iya, kita akan melihat. Sabar, sabar dan sabar,” tandasnya. (a/dwa)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini