Terkendala Sinyal, Disdikpora Karangasem Bebaskan Sekolah Lakukan Ini

0
9
Terkendala Sinyal, Disdikpora Karangasem Bebaskan Sekolah Lakukan Ini
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Karangasem, Gusti Ngurah Kartika

Amlapura, DenPost

Sistem pembelajaran online atau dalam jaringan (daring) menjadi kendala sejumlah siswa di Kabupaten Karangasem. Selain biaya internet yang cukup besar, sejumlah wilayah di Karangasem tak terjangkau jaringan internet. Kondisi ini membuat Dinas Pendidikan,  Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karangasem memberi kebebasan pihak sekolah untuk menempuh pembelajaran offline atau luar jaringan (luring)

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Karangasem, Gusti Ngurah Kartika, menyatakan tak memaksa seluruh siswa harus mengikuti pembelajaran online. “Melihat kondisi sekolah yang berbeda-beda, bagi yang tidak bisa, kami telah membebaskan pihak sekolah untuk menerapkan pembelajaran offline kepada siswa yang terkendala,” ungkapnya.

Baca juga :  Penuhi Panggilan Polda Bali, Ini Kata Jerinx SID

Mekanismenya, pembelajaran luring tak hanya melibatkan pihak guru dan siswa namun juga melibatkan kepala dusun atau desa. “Sekolah membuat bahan ajar lengkap dengan penugasan kepada siswa. Jika sudah selesai diserahkan kepada kepada dusun atau desa. Nanti guru akan mengambil di sana” papar Kartika.

 

Ditanya terkait berapa banyak sekolah yang memberlakukan luring, dia mengaku tak ada data pasti, karena melihat kondisi per siswa. “Jadi di satu kelas, ada siswa yang sistem luring ada siswa yang sistem daring. Tergantung kemampuan siswa mengikuti yang mana,” pungkasnya. (yun)

Baca juga :  Telan Rp3,301 Miliar, Pembangunan Gedung MDA Jadi Terobosan Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini