Hikmah Pandemi Covid-19, Wagub: Tumbuhkan Kesadaran ‘’Jengah’’ untuk Bangkit

0
21
Hikmah Pandemi Covid-19, Wagub:  Tumbuhkan Kesadaran ‘’Jengah’’ untuk Bangkit
WEBINAR - Wagub Bali Cok Ace saat webinar pada Rabu (29/7/2020). (DenPost/ist)

Sumerta Klod, DenPost
Pada Jumat (31/7/2020) pariwisata Bali resmi dibuka untuk wisatawan nusantara (wisnu). Untuk itu Bali siap menerapkan protokol kesehatan (prokes) di akomodasi perhotelan maupun destinasi wisata lain. Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mengungkapkan hal itu dalam webinar pada Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, mereka yang beroperasi telah memenuhi syarat sesuai peraturan. Selain itu pemerintah telah menerapkan syarat bagi para pengunjung. “Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 15243 Tahun 2020 tentang persyaratan wisatawan nusantara berkunjung ke Bali,” beber Cok Ace.

Dalam surat edaran itu, tambah dia, dijelaskan berbagai persyaratan bagi wisnu yang berkunjung ke Pulau Dewata. Persyaratan itu adalah surat keterangan (suket) hasil negatif uji swab berbasis polymerase chain reaction (PCR), minimum hasil nonreaktif tes ceoat, serta kewajiban bagi wisatawan untuk mengisi aplikasi LOVEBALI. “Palaku usaha akomodasi pariwisata di Bali juga wajib memastikan setiap wisatawan sudah mengisi aplikasi LOVEBALI,” tuturnya.

Baca juga :  Di Yayasan Ini, Satu Kilogram Sampah Bisa Ditukar Paket Kebutuhan Pokok

Penerapan surat edaran ini menekankan kepariwisataan Bali yang mengedepankan aspek kesehatan dan kualitas yang lebih memberi pelindungan, kenyamanan, dan keamanan, bagi wisatawan dai masa pandemi covid-19. Salah satunya wisatawan diimbau mengaktifkan navigasi. Navigasi digunakan untuk memantau kemana saja wisatawan berkunjung. Hal ini semata-mata demi melindungi wisatawan dari potensi penularan virus. “Jika dilihat dari perkembangan kasus covid-19, saat ini Bali dapat dikatakan masuk tahap recovery (pemulihan),” tambah Wagub.

Baca juga :  Sosialisasi Program Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kintamani

Dia berharap rencana dapat berjalan lancar. Wagub menyampaikan bahwa di balik semua permasalahan serta keterpurukan yang diakibatkan pandemi covid 19, ada hikmah yang dapat dipetik. Salah satunya, kata Cok Ace, tumbuhnya kesadaran kolektif jengah, dimana bersama-sama bertekad untuk bangkit kembali.

Pertemuan maya itu dihadiri pendiri MarkPlus Tourism Hermawan Kartajaya, Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani serta Plt.Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Frans Teguh. (wir)

Baca juga :  Tukang Suwun Diputuskan Diisolasi di RS PTN Unud, Begini Kata Dirutnya

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini