Polisi Telusuri DNA Ayah Biologis Bayi di Pantai Pemuteran

0
14
Picsart 07 30 01.17.34
BERI KETERANGAN - Kasubbid Kimia dan Biologi Bid Labfor Polda Bali, AKBP Ngurah Wijaya Putra, didampingi Kasatreskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto, dan Kasubaghumas, Iptu Gede Sumarjaya, saat memberik keterangan pers, Kamis (30/7/2020) di Mapolres Buleleng.

Singaraja, DenPost

Setelah berhasil mengungkap ibu yang membuang bayi (inisial F) di Pantai Pemuteran Gerokgak, jajaran Polsek Gerokgak dan Polres Buleleng menelusuri ayah biologisnya dengan dukungan forensik Polda Bali.
Kasubbid Kimia dan Biologi Bid Labfor Polda Bali, AKBP Ngurah Wijaya Putra, didampingi Kasatreskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto dan Kasubaghumas, Iptu Gede Sumarjaya,dalam keterangan persnya Kamis (30/7/2020) di Mapolres Buleleng mengungkapkan, pihak Labforensik secara total mendukung penyidik dari sisi ilmiah dalam kasus ini. “DNA itu satu sama lain berbeda dan menurun secara biologis, nah setelah kita dapatkan DNA dari tulang bayi kita cocokkan dengan DNA ibu biologisnya. Dan untuk lebih lanjut sesuai permintaan penyidik kita akan cari DNA ayah biologisnya,” ungkapnya.

Menurutnya, test DNA ini digunakan di seluruh dunia karena sangat akurat. Sementara, Kasatreskrim Vicky menyebut akan melanjutkan penyelidikan siapa ayah biologis bayi itu. “Lebih dari satu orang, sehingga kita cocokkan DNA dengan dukungan Labforensik. Nanti kita akan sampaikan perkembangannya,” ucapnya.

Baca juga :  Mantan Kabag Humas Jabat Sekda Buleleng

Seperti diberitakan sebelumnya, Kadek Suwitra saat pulang dari pantai hari Minggu (7/6/2020) pukul 14.00 wita melihat seekor biawak menarik sesuatu benda dari tumpukan sampah di jalan setapak Banjar Dinas Kembang Sari, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. Karena penasaran, dia langsung mendekati biawak dan terlihat yang ditarik adalah mayat bayi. Kemudian Kadek Suwitra langsung mengusir biawak itu, sehingga bayi yang ditarik ditingalkan di tempat sampah. Lanjut Kadek Suwitra menunggu rekannya Made Musti dan Putu Darmada dan selanjutnya memberitahukan kepada Kelian Banjar Dinas Kembang Sari Desa Pemuteran.

Baca juga :  Mayat Bayi Dicabik Biawak di Pantai Pemuteran

Kondisi bayi malang itu setelah dilakukan pemeriksaan tim medis Puskesmas II, Dokter Yessy menyampaikan telapak kaki hilang dan tali pusar masih utuh. Ditempat kejadian perkara juga ditemukan kain warna ungu berisi bercak darah, kardus bekas dibakar dan pembalut berisi darah. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini