Empat Pegawai Positif Covid-19, Bagian Administrasi Pembangunan di Klungkung Tutup

0
18
Picsart 07 30 06.27.08
SEMPROT DISINFEKTAN - Petugas BPBD Klungkung melakukan penyemprotan disinfektan di ruangan Bagian Administrasi Pembangunan Setda Klungkung, Kamis (30/7/2020).

Semarapura, DenPost

Walaupun sudah memasuki era baru, kasus transmisi lokal covid-19 di Klungkung masih terus terjadi. Buktinya, ada empat pegawai Bagian Administrasi Pembangunan Setda Klungkung terkonfirmasi positif covid-19. Akibatnya, pelayanan di kantor tersebut sementara ditutup lantaran semua pegawai harus menjalani isolasi mandiri. Bahkan untuk mengantisipasi penyebaran virus, petugas BPBD Klungkung langsung turun tangan melakukan penyemprotan disinfektan, Kamis (30/7/2020).

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Made Jati Laksana, ketika dimintai konfirmasi mengatakan, awalnya ada satu orang stafnya yang terkonfirmasi positif covid-19. Yang bersangkutan ini diketahui positif covid-19 setelah melakukan swab mandiri. Lalu Jumat (24/7/2020) seluruh pegawai di bagian administrasi pembangunan dilakukan swab, dan hasilnya ada tiga pegawai lainnya yang positif covid-19.

Baca juga :  Diduga Aniaya WIL, Seorang Kadus Dipolisikan

“Setelah ada empat orang pegawai yang positif covid-19, pegawai yang lain kita sudah minta isolasi mandiri. Tapi nanti Senin (3/8/2020) pegawai bagian pembangunan yang negatif covid-19 kembali masuk kerja seperti biasa di kantor,” ujar Made Jati Laksana.

Menurut Jati Laksana, dari empat staf bagian pembangunan yang terkonfirmasi positif covid-19 tersebut, seorang di antaranya sudah pulang ke rumah dan masih melanjutkan karantina mandiri. Sementara tiga orang lainnya masih menjalani karantina khusus sampai hasilnya swabnya menunjukkan hasil negatif.

“Semuanya saat ini masih menjalani karantina. Ada yang karantina di wilayah Gianyar sisanya ada di Kuta,” ungkapnya.

Baca juga :  Bangun Fasilitas Melasti Terbesar di Bali, Segini Dana yang Digunakan

Hal senada dikatakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Klungkung, I Nyoman Suwirta. Menurut Suwirta, semua pegawai di Bagian Administrasi Pembangunan sudah menjalani karantina mandiri selama 14 hari sesuai protokol kesehatan. Mereka dipersilakan tidak ke kantor dan kerja dari rumah masing-masing.

“Memang benar ada empat pegawai di Bagian Pembangunan yang terpapar covid-19. Itu awalnya ada pegawai yang dari Bangli, ia terkena (tertular) di Bangli dan menularkan hingga ke rekannya di kantor,” ujar Suwirta yang juga Bupati Klungkung ini.

Selain itu, Suwirta juga memperpanjang masa tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat Covid-19 di Klungkung. Keputusan tersebut diambil Suwirta setelah melakukan rapat bersama dengan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Kamis (30/7/2020). Perpanjangan status dilakukan hingga nanti pandemi covid-19 dinyatakan benar-benar berakhir. Apalagi hingga Kamis pukul 15.00 wita, total kasus positif Covid-19 di Klungkung sebanyak 302, pasien sembuh sebanyak 258 orang, masih dalam perawatan sebanyak 43 orang, meninggal dunia 1 orang.

Baca juga :  UN SMP 2020 Dibatalkan, Begini Kata Kadisdikpora Denpasar

Selain itu, 71,19 persen atau 42 desa/kelurahan di Klungkung terpapar positif covid-19. Bahkan dari 42 desa yang terdampak, ada sepuluh desa yang kasusnya cukup tinggi dan per minggu ini perkembangannya sangat fluktuatif. Sementara untuk PMI, per hari ini sudah tidak ada lagi kedatangan.(119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini