Ganggu Ketertiban Umum, Lima Anak Punk Diamankan Satpol PP

0
5
Picsart 07 31 05.35.29
DIAMANKAN - Satpol PP Kota Denpasar, yang mengamankan lima anak punk (pengamen) yang beroperasi di perempatan Jl. Gatot Subroto barat-Jl. Mahendradata (Jl. Cargo), Jumat (31/7/2020).

Ubung, DenPost

Menjelang perayaan 17 Agustus, banyak pedagang asongan maupun pengamen beroperasi di Denpasar. Bertepatan dengan hari Idul Adha, Jumat (31/7/2020), Satpol PP Kota Denpasar mengamankan lima orang anak punk (pengamen) yang beroperasi di perempatan Jl. Gatot Subroto (Gatsu) barat-Jl. Mahendradata (Jl. Cargo) Kelurahan Ubung, Denpasar Utara.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan kelima anak punk ini mengganggu kenyamanan pengedara mobil dan motor saat berhenti di traffic light menyala merah. Kelima anak punk ini melanggar Perda Nomor 1 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. ”Setelah kami periksa kelengkapan identitasnya di kantor, ternyata tidak mengantongi identitas diri dan tempat tinggalnya juga tidak jelas,’’ kata Anom Sayoga.

Baca juga :  Bangkai Kucit Terombang-ambing di Sungai Ayung

Anom Sayoga mengaku, kelima anak punk wajahnya kusam, bertato dan tidak memakai masker dan menggedor-gedor mobil sambil minta uang. Kelima anak punk ini masih diamankan di Kantor Satpol PP dan selanjutnya diserahkan ke Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar guna dipulangkan ke daerah asalnya. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini