Pilwali Denpasar, Elektabilitas AMD Bayangi Jaya Negara

0
4
Picsart 07 31 06.30.54
AAN Manik Danendra

Denpasar, DenPost

Menjelang Pemilihan Walikota (Pilwali) Kota Denpasar, 9 Desember 2020, popularitas dan elektabilitas Bakal Calon Walikota Kota Denpasar, Dr. Anak Agung Ngurah Manik Danendra, S.H., M.H., M.Kn., yang lebih akrab disapa AMD terus menunjukkan trend positif.

Seperti diketahui, AMD telah mendaftar di Partai Golkar sebagai sebagai bakal calon Walikota Denpasar pada Pilkada/Pilwali Denpasar. AMD berpeluang besar diusung koalisi Golkar, NasDem dan Demokrat, serta sejumlah partai lain di luar PDI Perjuangan. Berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga survei, nama AMD menduduki peringkat kedua menempel dan membayangi secara ketat posisi bakal calon Walikota Denpasar dari PDI Perjuangan, IGN Jaya Negara.

Seperti terlihat dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Survei pertengahan Juni 2020 versi LSI, kandidat terkuat untuk menjadi Walikota Denpasar adalah Jaya Negara dan AMD. Selisih elektabilitas kedua kandidat bersaing tipis, yakni berkisar 3% dan yang belum memutuskan di atas 13%. Selain Jaya Negara dan AMD, sejumlah nama masuk survei seperti AA Ngurah Rai Iswara (Sekda Kota Denpasar) saat ini, dan Ida Ayu Selly Fajarini Mantra (istri Walikota Denpasar).

Baca juga :  Datangi RKB PLN Bali, Ini Pesan Staf Khusus BUMN

Tokoh lainnya, yakni I Kadek Agus Arya Wibawa (anggota DPRD Kota Denpasar/Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kota Denpasar), AA Ngurah Agung (Tokoh Puri Gerenceng/Bakal Calon Walikota Denpasar yang juga mendaftar di Golkar), dan Ida Bagus Gede Sidharta Putra (tokoh masyarakat Sanur).

Dalam survei yang menyodorkan 14 nama sebagai bakal calon Walikota Denpasar, AMD berada di urutan kedua meraih tingkat elektabilitas 22,8 persen menempel ketat Jaya Negara di urutan pertama dengan raihan 27,9 persen.
Dengan simulasi delapan nama bakal calon Walikota Denpasar yang disodorkan kepada publik, AMD juga kembali meraih posisi kedua dengan 27,5 persen pilihan publik, tipis di bawah Jaya Negara yang memperoleh 31,6 persen. Posisi yang sama terjadi dengan simulasi empat bakal calon Walikota Denpasar yang disodorkan kepada publik dengan urutan tingkat elektabilitas, yakni Jaya Negara (37 persen), AMD (34,1 persen), Ida Ayu Selly Fajarini Mantra (12,7 persen), dan I Kadek Agus Arya Wibawa (6,2 persen).

Baca juga :  Tangani Gejolak Penolakan Hare Krisna, PHDI Bali Kedepankan Dialog

Jaya Negara (37,8 persen), AMD (34,5 persen), I Kadek Agus Arya Wibawa (7,2 persen), dan Anak Agung Ngurah Rai Iswara (6,6 persen). Kemudian Jaya Negara (37,9 persen), AMD (34,9 persen), I Kadek Agus Arya Wibawa (7,2 persen), dan Ida Bagus Gede Sidharta Putra (7 persen). Dengan elektabilitas AMD di posisi kedua, dalam survei ini disebutkan bahwa hasil survei menunjukkan lampu merah bagi Jaya Negara sebagai (semi) incumbent (petahana) Wakil Walikota Denpasar saat ini.

Hasil survei ini juga menyebutkan persaingan ketat terlihat dalam memperebutkan suara pemilih pemula dan pemilih muda yang cukup menentukan dalam kemenangan kandidat di Pilkada Denpasar 2020-2025. Pada segmen pemilih pemula dan pemilih muda ini, kandidat Walikota AMD terlihat lebih unggul.
Pada segmen pemilih perempuan terlihat Selly Mantra mendapat apresiasi tertinggi dibandingkan kandidat lain. Sementara Jaya Negara disebutkan sedikit unggul di pemilih lansia.

Baca juga :  Ketahui Dampak Covid-19 Terhadap Anak, KPPAD Sebar Kuisioner Perdana

Jaya Negara, sebagai calon Walikota Denpasar dari PDI Perjuangan, di pihak penantang muncul nama tokoh muda Denpasar, yakni AMD sebagai calon walikota yang diusung koalisi di luar PDI Perjuangan di Denpasar. Hasil survei ini dan beberapa survei pembanding sebelumnya, AMD tetap membayangi Jaya Negara. Bahkan AMD dilirik tim Jaya Negara untuk menjadikan AMD tandem mendampingi Jaya Negara di Pilwali Denpasar.

Kabar AMD jadi tandem Jaya Negara sudah viral di media sosial. Saat diihubungi, AMD tetap tidak menjawab handphone dan malahan membagikan lokasi dirinya sedang berada di Pura Ulun Danu Batur. Bila dua tokoh ini bersatu, akan terjadi Pilwali Denpasar melawan kotak kosong sesuai skenario PDI Perjuangan dari awal. (a/103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini