Tingkatkan Kualitas, Diskop Denpasar Gelar Diklat SDM Akuntansi

0
6
Picsart 08 04 12.02.11
TANDA PESERTA – Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, menyematkan tanda peserta sekaligus membuka Diklat SDM Koperasi, Selasa (4/8/2020).

Lumintang, DenPost

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Kota Denpasar melaksanakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sumber Daya Manusia (SDM) Akuntansi Koperasi. Kegiatan ini diikuti 70 peserta di ruang pertemuan Diskop UMKM, Selasa (4/7/2020).

Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, mengatakan, masalah yang dihadapi koperasi adalah masalah SDM dan akuntabilitas manajemen koperasi pelaporan neraca keuangan laba dan rugi. Karena kemampuan akuntansi koperasi yang bagus dan kuat menggambarkan keberadaan keuangan dan aset koperasi yang sehat.

Lebih lanjut dikatakan, dari laporan keuangan bisa dibuat kebijakan atau arah koperasi ke depan sekaligus meningkatkan kepercayaan anggota dan pemerintah terhadap keberadaan koperasi. ”Koperasi memiliki peran sangat penting dan strategis di masyarakat, karena 80 persen lebih tenaga kerja dapat diserap sehingga dapat mengurangi pengangguran,’’ kata Erwin Suryadarma.

Baca juga :  Pengidap Covid-19 Bertambah, Sepasang Pasutri, Satu Warga Bali

Menurut Erwin Suryadarma, Diklat ini guna meningkatkan kualitas SDM khususnya yang menangani akutansi atau pembukuan. Peserta Diklat SDM khususnya di bidang pembukuan lebih paham, karena tugas yang diemban sangat strategis dan penting. ”Kami harapkan di bagian akuntansi dapat menyajikan data dan laporan yang akurat. Ini sangat penting bagi koperasi untuk mengambil keputusan, apa koperasi tersebut untung atau rugi. Kalau salah memasukan data maka perusahaan atau koperasi tidak bisa mengambil keputusan,’’ ujarnya.

Baca juga :  Alexander Ricardo Gracia: Sangat Menantang Karena Melalui Proses Panjang

Dikatakan pula, semua pihak yang berhubungan dengan koperasi, seperti anggota, pengurus, pengawas, karyawan, pemerintah maupun investor berkepentingan dengan informasi keuangan koperasi. Para pihak menginginkan data keuangan yang lengkap sebagai bahan analisis pengambilan keputusan yang tepat. Sayang, koperasi belum mampu menyajikan keuangan secara transparan, tepat waktu dan patuh pada prinsip akuntansi yang benar. ”Kami melihat pencatatan dan pelaporan keuangan koperasi belum tertib. Mengingat tenaga keuangan yang dimiliki koperasi belum terdidik dan terlatih maka sulit mendapatkan informasi keuangan yang benar sehingga banyak mempertanyakan akuntabilitas laporan,’’ jelasnya.

Baca juga :  Soal Stimulus untuk Insan Pers, Dewan Minta Tindak Lanjut Eksekutif

Dia mengungkapkan, saat ini perkembangan koperasi di Kota Denpasar secara kuantitas menunjukan perkembangan. Namun kualitas masih banyak perlu ditingkatkan, terutama anggota sangat menentukan arah perkembangan koperasi. ”Kami minta seluruh anggota, pengurus dan pengawas yang selama ini sudah bekerja keras lebih ditingkatkan lagi agar bisa keluar dari krisis yang dihadapi,’’ tandasnya. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini