Dipolisikan IDI, Jerinx SID Tak Penuhi Pangilan Pertama

0
15
Picsart 08 04 01.57.42
Drumer grup band Superman Is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx. (Foto istimewa)

Kereneng, DenPost

Drumer grup band Superman Is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx SID, tak memenuhi panggilan polisi pascadilaporkan ke Polda Bali oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

Dir Reskrimsus Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho, Selasa (4/8/2020) mengatakan, terkait laporan tersebut, pihaknya telah melayangkan surat panggilan terhadap Jerinx. Hanya saja, saat panggilan pertama, dia tidak datang karena mengaku sedang ada halangan.

Baca juga :  Gara-gara Ini, 100 Perusahaan Dipanggil BP Jamsostek

Surat pemanggilan kedua pun sudah dilayangkan. Suami dari Nora itu dijadwalkan akan menjalani pemeriksan di Mapolda Bali pada Kamis (6/8/2020). “Pada panggilan pertama itu dia berhalangan. Katanya sedang ada kesibukan. Sudah diberi surat panggilan lagi,” tambah Yuliar.

Selain Jerinx, Dit. Reskrimum Polda Bali telah meminta keterangan dari pihak pelapor. Dalam hal ini adalah pihak IDI. “IDI sudah semua diperiksa,” tandasnya.

Baca juga :  Rapid Test, Satu PMI Asal Bangli Mengarah Positif

Untuk diketahui, Jerinx dipolisikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait postingan di akun media sosial pribadinya. Awalnya Jerinx menulis status di akun Instagram miliknya, dengan kalimat yang mengatakan IDI dan rumah sakit sebagai kacung WHO.

“Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah Sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19” tulis Jerinx.

Tulisan tersebut rupanya membuat IDI bereaksi. Akhirnya Jerinx dilaporkan pada 16 Juni 2020 lalu dan polisi telah memanggil dan memeriksa pihak IDI selaku pelapor. (124)

Baca juga :  Stok Babi untuk Galungan Masih Aman

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini