Terjaring Balapan Liar, Begini Hukumannya

0
11
Terjaring Balapan Liar, Begini Hukumannya
Belasan remaja dihukum push-up di halaman Mapolres Klungkung lantaran terlibat balapan liar di Jalan By Pass Mantra, Rabu (5/8) pagi.

Semarapura, DenPost

Polres Klungkung melakukan tindakan tegas terhadap aksi balap liar atau trek-trekan yang terjadi di Jalan By Pass IB Mantra, di sebelah timur simpang empat Watu Klotok, Klungkung, Rabu (5/8) dini hari. Selain mengamankan 55 kendaraan roda dua dan satu mobil, pihak kepolisian juga menghukum belasan remaja yang ikut menonton aksi balap liar tersebut dengan push up di halaman depan Mapolres Klungkung.

Hukuman ini langsung diberikan Wakapolres Klungkung, Kompol Sindar Sinaga dengan didampingi Kasat Lantas, AKP Made Teja Dwi Permana. Bahkan saat itu Wakapolres, Sindar Sinaga juga meminta beberapa dari mereka untuk menghafal Pancasila. Apalagi setelah dilakukan introgasi, belasan remaja tersebut tidak hanya berasal dari Klungkung, namun juga ada dari Gianyar dan Negara.

Baca juga :  Ribuan Pekerja Dinonaktifkan Jadi Peserta BPJS Kesehatan

“Selain melakukan tipiring, kita juga melakukan pembinaan. Karena aksi balap liar ini sangat meresahkan masyarakat,” ujar Kompol Sindar Sinaga.

Menurut Wakapolres, aksi balap liar tersebut ditertibkan sekitar pukul 03.00 Wita. Penertiban tersebut dilakukan setelah anggota mendapat informasi dari masyarakat kalau ada trek-trekan di Jalan By Pass IB Mantra. Menindaklanjuti hal itu, puluhan personil Polres kemudian turun melakukan penertiban. Namun saat ditertibkan pelaku balap liar (joki) telah kabur. Bahkan ada yang menyembunyikan sepeda motornya ke kebun jagung.

Baca juga :  Teriak Kesakitan di Kamar Mandi, IRT Ditemukan Tidak Bernyawa

“Kami masih menyelidiki balap liar ini. Karena joki sudah kabur ketika anggota kami datang. Tapi dalam penertiban balap liar ini, kami telah mengamankan 55 unit sepeda motor dan satu mobil,” ungkapnya.

Yang jelas, Wakapolres mengatakan tidak hanya memproses pemilik sepeda motor yang diamankan untuk ditipiring, namun juga melakukan pembinaan terhadap pemilik motor dengan memanggil orangtua. Termasuk memproses beberapa pemilik motor yang menyembunyikan sepeda motor mereka ke kebun jagung. Karena tindakan yang mereka lakukan itu sudah kategori melakukan perusakan kebun jagung milik warga. “Kami juga masih menyelidiki identitas dari sepeda motor yang diamankan. Apakah ada diantaranya ada sepeda motor curian atau lainnya,” terang Wakapolres, Sindar Sinaga. (119)

Baca juga :  Melasti di Klungkung Dilarang Keluar Desa Adat

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini