Tiga Pengasong Cilik Dibina Satpol PP

0
8
Tiga Pengasong Cilik Dibina Satpol PP
DIBINA – Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga (nomor 2 dari kiri) bersama tim dari Dinas P3APPKB Kota Denpasar melakukan pembinaan kepada ketiga pengasong cilik sebelum dikembalikan ke orangtuanya, Rabu (5/08).

Sumerta, DenPost

Satuan Polisi Pamong PRaja (Satpol PP) Kota Denpasar membina tiga pengasong cilik asal Desa Pedahan, Kubu, Karangasem yang diamankan saat beroperasi di perempatan Jl. Teuku Umar Barat.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga didampingi Kabid KUKM, I Nyoman Sudarsana, Rabu (5/08/2020) mengatakan, ketiga pengasong cilik ini tinggal di Jl. Kesuma Bangsa, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara bersama orangtuanya. Ketiga pengasong cilik ini berjualan di perempatan jalan dengan alasan masalah ekonomi. Namun, berjualan di jalanan dapat membahaykan dirinya sendiri dan pengendara mobil atau motor. ”Kami khawatir anak-anak seusia ini mengasong di perempatan jalan bisa ditabrak kendaraan,’’ kata Anom Sayoga.

Baca juga :  Satu Perawat Positif Covid-19, Denpasar Tambah Tiga Kasus Transmisi Lokal

Ia menjelaskan, ketiga pengasong cilik yang dibina ini yakni Kadek Yanti, Ni Ketut Evi dan Nyoman Peno sudah dipulangkan ke rumah masing-masing dengan pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Denpasar. ”Ketiga anak ini sudah kami serahkan ke keluarganya didampingi Dinas P3APPKB agar orangtuanya tidak mengizinkan lagi berjualan di jalan,’’ ujarnya.

Kepada keluarga atau orangtuanya diminta tidak menyuruh lagi anak-anak ini mengasong di jalan. Jika anak ini dipaksa kembali mengasong maka orangtuanya bisa dijerat dengan undang-undang perlindungan anak karena sudah menelantarkan anak. Anak seusia ini masanya bersekolah bukan dipaksa bekerja dengan mengasong di jalan. ”Kami ancam proses ke jalur hukum orangtuanya jika memaksa kembali ketiga anak anak mengasong di jalan,’’ tegas Anom Sayoga.

Baca juga :  Optimalkan Sosialisasi Pilkada 2020, Babinsa dan Babinkamtibmas Diberikan Ini

Selain melakukan pembinaan kepada tiga pengasong cilik, tambah Sudarsana, pihaknya juga memproses seorang pedagang kaki lima (PKL) Rifai yang  berjualan di Jl. Sugianyar ke sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Dalam sidang yang dipimpin Hakim Kory Hartanto, S.H., M.H., didampingi Panitera AA Kompiang Noprianta, S.H., M.H. menjatuhkan denda Rp 200 ribu dan subsider kuruangan dua hari. (103)

Baca juga :  Ayu Candra Tergolek Lemas di Tempat Tidur, Selly Mantra Bantu Ini

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini