Bahas Ranperda Lansia, DPRD Denpasar Segera Bentuk Ini

Picsart 08 05 04.59.20
PERLINDUNGAN LANSIA - Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perlindungan lansia, di ruang pertemuan DPRD Denpasar, Rabu (5/8/2020).

Dangri, DenPost

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perlindungan lansia terus berlanjut. Setelah di lingkungan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Denpasar, kini pembahasannya dilakukan lebih mendetail dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus)

Itu, terungkap dalam rapat bersama tim perancang yang dipimpin Ketua Bapemperda DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gede Wibawa, Rabu (5/8/2020), di ruang pertemuan DPRD Denpasar.

Dalam rapat yang digelar secara langsung dan virtual itu, beberapa anggota Bapemperda mengikutinya secara daring.

Agung Wibawa mengatakan, setelah dilakukan pembahasan secara intern bersama tim perancang, beberapa tanggapan dan masukan telah dilakukan pembahasan bersama. Sedangkan untuk persoalan khusus, akan diperdalam lagi dalam pembahasan oleh pansus. “Kami sepakat untuk mengajukan hasil pembahasan ini kepada pimpinan dewan untuk selanjutnya bisa dibentuk pansus,” ujarnya.

Baca juga :  Tolak KTT G20 dan Minta Merdeka, Orasi Mahasiswa Papua Berujung Bentrok dengan Ormas

Sementara itu, anggota Bapemperda DPRD Denpasar, I Made Sukarmana, mengungkapkan apa yang dibahas selama ini dinilai sudah cukup. Selanjutnya, akan dilakukan pembahasan secara mendalam oleh pansus yang akan dibentuk secepatnya.

Dikatakan, ranperda ini merupakan salah satu perda inisiatif dewan. Karena itu, pihaknya melihat perlu ada regulasi yang jelas dalam penanganan lansia di Denpasar. Menurut Sukarmana, keberadaan lansia di Denpasar cukup banyak. Perlu ada kepedulian dari pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap keberadaan lansia. “Dalam penanganan lansia seperti ini, pemerintah wajib untuk hadir di tengah-tengah mereka,” ujarnya.

Baca juga :  Langgar Prokes, Belasan Warga Dijaring Tim Yustisi

Hal yang sama disampaikan anggota Bapemperda, Ketut Budiarta. Menurutnya, akibat berbagai kondisi di keluarga, tidak sedikit keberadaan lansia perlu penanganan serius. Seperti kendala anak bekerja di luar daerah atau kepentingan lain, sehingga orang tua yang sudah lansia harus tinggal sendiri di rumah. Kondisi seperti ini sudah banyak terjadi di masyarakat. ‘’Karena itu, sangat penting dirancang peraturan yang bisa dijadikan dasar bagi pemerinhtah untuk melakukan kebijakan terhadap lansia,’’ kata politisi Gerindra itu. (105)

Baca juga :  Lalin di Antasura Lumpuh, Ini Penyebabnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini