Curi Uang Warga Jepang, Seorang Waria Diciduk Polisi

0
12
Picsart 08 05 07.10.12
TUNJUKKAN - Seorang waria I Wayan Suwistra alias Ari Dewi, saat ditunjukkan di Mapolsek Ubud, Rabu (5/8/2020).

Gianyar, DenPost

Seorang waria (wanita pria), I Wayan Suwistra alias Ari Dewi, diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Ubud. Ari Dewi diamankan polisi karena diketahui telah mencuri uang Yen milik seorang warga asal Jepang, Fusako Ishii (56).

Pelaku mencuri sebanyak dua kali dengan total mencapai 1.070.000 Yen atau sekitar Rp146 juta.

Kapolsek Ubud, AKP Gde Sudyatmaja, Rabu (5/8/2020), mengatakan aksi pencurian ini pertama kali terjadi pada, 21 Juli 2020. Saat itu, korban yang tinggal pada salah satu akomodasi seputaran Kelurahan Ubud, Gianyar ini meninggalkan rumah dengan lupa membawa tas. Dalam keadaan kamar tidak terkunci itulah, pelaku yang bekerja membersihkan kamar korban dan justru memanfaatkan kesempatan untuk mengambil uang Yen milik warga asal Jepang tersebut.

Baca juga :  Tersinggung, Pelaku Tusuk Mata Teman Kerja

“Saat pulang, korban tahu pelaku ini sudah membersihkan kamarnya. Namun, saat itu korban tidak sadar bila pelaku ini telah mencuri uangnya,” kata Kapolsek Ubud.

Korban baru menyadari kehilangan uang itu hilang pada, 25 Juli 2020. Saat itu, korban kehilangan uang 480.000 Yen dalam pecahan 10.000 Yen. Kemudian pada, 29 Juli 2020, korban kembali kehilangan uang sebanyak 590.000 Yen pecahan 10.000 Yen. Total uang korban hilang mencapai 1.070.000 Yen atau sekitar Rp146 juta. Atas kejadian tersebut korban kemudian melapor tindak pencurian tersebut, ke Mapolsek Ubud, Sabtu (1/8/2020).

Baca juga :  Seorang Anggota Polsek Gianyar Terpapar Covid-19

Polisi yang menerima laporan ini, langsung melakukan penyelidikan dan minta keterangan sejumlah saksi hingga mengarah kepada pelaku seorang waria, Ari Dewi. Polisi langsung mendatangi rumah pelaku di Desa Sayan, Ubud. Saat diinterogasi pelaku sempat mengelak, namun saat polisi menemukan barang bukti Rp30 juta, pelaku berambut lurus panjang ini akhirnya mengakui perbuatannya telah mencuri uang korban.

“Pelaku mengakui perbuatanya, hanya pelaku tidak mengaku mengambil sebanyak yang dilaporkan oleh korban,” ujarnya.

Baca juga :  Anggaran HUT Gianyar dan PKB Terkoreksi Untuk Penanganan Covid-19

Kapolsek Ubud menambahkan, pihaknya kini masih mendalami kasus ini. Terutama terkait adanya dugaan pelaku memberikan sisa uang curian ke pacarnya. Diketahui pelaku sudah cukup lama mengenal korban. Namun, ia baru bekerja freland sebagai tukang bersih-bersih sejak dua bulan terakhir ini.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara.(116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini