Bebas Bersyarat, Duo Residivis Kembali Diciduk

0
3
Picsart 08 06 11.35.45
DITANGKAP - Didik Dwi Hermawan (25) dan Riski Andi Slamet Rahayu (23) kembali ditangkap karena menggasak sepeda motor di Jalan Jemparing, Lingkungan Banjar Peken, Benoa, Kutsel, Badung.

Kereneng, DenPost

Bukannya tobat setelah bebas bersyarat dari lapas, Didik Dwi Hermawan (25) dan Riski Andi Slamet Rahayu (23) malah kembali berulah. Keduanya kembali ditangkap usai menggasak sepeda motor milik seorang ibu rumah tangga (IRT), Ni Ketut Erni Rusmini yang diparkir di halaman kos di Jalan Jemparing, Lingkungan Banjar Peken, Benoa, Kutsel, Badung.

Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Dodi Rahmawan, mengatakan, tertangkapnya kedua tersangka berdasarkan laporan korban yang kehilangan motor Honda Vario DK 8764 FA pada Minggu 19 Juli 2020. “Diperkirakan motor korban hilang sekitar pukul 01.00 tengah malam. Saat itu motor korban dalam keadaan kunci stang,” ucapnya, Kamis (6/8/2020).

Baca juga :  Geng ABG Jadi Bibit Premanisme Jalanan

Setelah kasus pencurian sepeda motor itu dilaporkan, aparat Unit Reskrim Polsek Kutsel lantas melakukan penyelidikan. Selanjutnya pada Senin (3/8/2020) sekitar pukul 01.00 petugas mendapatkan informasi ada dua orang yang mencurigakan dengan menggendarai motor saat tengah malam di pemukiman warga. “Kedua pria tersebut diduga akan mencuri motor warga setempat yang tengah diparkir,” kata Dodi.

Petugas lantas bergerak ke lokasi dan mengamankan keduanya. Saat diinterograsi, mereka mengakui akan melakukan pencurian di lokasi. Tak hanya itu, keduanya juga mengatakan pernah mencuri motor di halaman kos di Jalan Jemparing yakni motor Ni Ketut Erni Rusmini. “Para tersangka latas digelandang ke Polsek Kuta Selatan,” bebernya.

Baca juga :  Dikeluhkan, Pengamen Marak Beroperasi di Perempatan Gatsu Barat- Cargo

Setelah diperiksa intensif, tersangka Didik dan Riski yang kos di Jalan Imam Bonjol, Denbar itu, ternyata baru keluar dari LP Kerobokan dalam kasus curat dan curanmor. “Mereka bebas karena asimilasi saat wabah corona,” tegasnya. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini