Persediaan Vaksin Mencukupi, Vaksinasi HPR Terus Berlanjut

0
5
Picsart 08 06 04.14.40
DITULUP – Salah seorang dokter hewan dari Dinas Pertanian Kota Denpasar sedang melakukan vaksin anjing liar dengan menulup di Pesanggaran, Denpasar Selatan, Kamis (6/08/2020).

Lumintang, DenPost

Guna mempertahankan Denpasar bebas penyakit rabies, Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar berlanjut melakukan vaksinasi hewan penular rabies (HPR) liar, diliarkan maupun dipelihara masyarakat.
”Persedian vaksin masih cukup sehingga vaksinasi terhadap HPR terus dilakukan dengan menyisir anjing liar atau diliarkan di pesisir pantai kawasan objek wisata Sanur dan Pantai Tantu yang berbatasan dengan Desa Ketewel, Sukawati Gianyar. Karena anjing liar atau diliarkan tersebut rentan tertular virus rabies, harus lebih dulu mendapat vaksin,’’ kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Drh. Made Ngurah Sugiri, Kamis (6/08/2020).

Ngurah Sugiri menjelaskan, pihaknya bersama tim dokter hewan Dinas Pertanian dari 7 Juli hingga 5 Agustus 2020 menyisir Pantai Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Pantai Matahri Terbit, Pantai Merta Sari sampai Desa Pemogan, Denpasar Selatan memvaksin 1.169 ekor anjing liar dan diliarkan. Vaksinasi terhadap anjing liar atau dilairkan dilakukan dengan cara menulup karena tidak ada pemiliknya sehingga sulit dijinakkan.

Baca juga :  Toko Peralatan Kesehatan Didatangi Satpol PP

”Vaksinasi yang kami lakukan terhadap HPR sudah terjadwal. Kalau ada anjing yang belum divaksin bisa menghubungi dokter hewan atau langsung datang kantor Dinas Pertanian membawa anjing,’’ ujarnya.

Dia menerangkan, populasi anjing di Denpasar saat ini 89.796 ekor tersebar di empat wilayah kecamatan. Populasi anjing di Denpasar Selatan (Densel) 27.372 ekor dan baru divaksin 993 ekor, Denpasar Utara 25.725 ekor anjing baru divaksin 19 ekor, Denpasar Barat (Denbar) 19.261 ekor, baru divaksin 7 ekor dan Denpasar Timur (Dentim) 17.438 ekor, baru divaksin 150 ekor.

Baca juga :  Samuel, Pasien Sembuh: Jangan Panik, dan Hindari Stres

Setiap hari rata-rata 50 ekor janing liar divaksin agar terhindar dari serangan rabies. Sedangkan sterilisasi dan kastrasi dilakukan menggandeng Yayasan Bawa dan Seva Bhawana terhadap anjing untuk menekan populasi agar tidak berkembang biak terlalu banyak. ”Kami hanya melakukan vaksin anjing liar atau diliarkan yang ada di pesisir objek wisata sepanjang pantai yang ada di Sanur dan Biaung. Jika ada masyarakat yang tinggal di pesisir anjingnya belum divaksin bisa membawa anjing di mana petugas Distan melakukan vaksin guna menghindari kerumunan,’’ sarannya. (103)

Baca juga :  Dit. Lantas Gagas Tertib Lalu Lintas Masuk Kurikulum Sekolah

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini