Kasus Covid-19 Bertambah, Bupati Minta Satgas Gotong Royong Diaktifkan

0
11
Picsart 08 06 04.22.48
Bupati Jembrana, I Putu Artha

Negara, DenPost

Bertambahnya kasus positif covid-19 dimana dalam sehari mencapai 6 orang membuat Bupati Jembrana, I Putu Artha, bereaksi.
Artha kepada media Kamis (6/8/2020) seusai pisah sambut Dandim 1617 Jembrana mengatakan, pihaknya sudah merapatkan jajaran untuk menjaga komitmen dan begotong-royong mencegah bertambahnya kasus covid-19.

Apalagi Jembrana baru saja mendapatkan penghargaan terkait penanganan covid-19 di Jembrana yang dinilai berhasil.
Artha menilai dengan adanya klaster baru ini berarti orang-orang luar masuk Jembrana harus diawasi.
Seperti halnya klaster baru Baler Bale Agung ini seorang penjahit dan menerima pasuh kebaya. “Beliau mencari bahan baku keluar Jembrana. Hal semacam ini harus mendapat pengawasan. Agar diinformasikan jika keluar-masuk tidak disiplin. Jika ada yang masuk zona merah pulangnya harus diswab,” jelasnya.

Baca juga :  Sampah Menumpuk, Aparat Keamanan Turun Tangan

Demikian juga terkait aturan baru di mana jika ada yang positif bisa karantina di rumah. Namun Artha menolak hal ini. “Siapa yang nanti tanggung jawab jika karantina di rumah? Lebih baik karantina/isolasi di rumah sakit. Maksimalkan rumah sakit,” jelasnya.

Karena itu pihaknya meminta dibuatkan regulasi baru sehingga nantinya pasien covid-19 bisa diawasi. “Kami harapkan TNI Polri juga membantu agar melakukan pencegahan dengan ketat agar penyebaran virus tidak semakin banyak,” katanya.

Baca juga :  Belasan PMI Jalani Rapid Test, Satu Orang Reaktif

Bupati Artha mengatakan ini sebagai sebuah peringatan agar tidak sembarang keluar-masuk. Pengawasan warga yang keluar masuk juga ditingkatkan. Hal ini bisa dilakukan dengan mengaktifkan kembali Satgas gotong-royong.
Terkait pembiayaan satgas gotong-royong sebelumnya dibantu Provinsi Rp 50 juta. Nanti dari Provinsi Bali juga akan membantu Rp 50 juta. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini