BI Ajak BPD Dukung Akses KUR Bagi Petani Bawang Putih

0
3
Picsart 08 06 06.56.46
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho.

Wanagiri, DenPost

Kelompok Tani Manik Pertiwi di Desa Wanagiri kembali memanen bawah putih lokal, Rabu (6/8/2020). Kelompok tani binaan Pemerintah Provinsi Bali ini, terbilang aktif berproduksi dengan hasil optimal.

Pada panen awal dua tahun lalu, mereka juga berhasil memperoleh hitungan produktivitas demplot sebanyak 7,48 ton per hektar, seluas dua hektar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, mengatakan capaian awal itu cukup menggembirakan bagi demplot uji coba. Dia berharap agar kelompok tani ini tetap berproduksi.
Terhadap produktivitas itu, Trisno mengajak Bank Pembangunan Daerah Bali untuk memberi akses Kredit Usaha Rakyat kepada petani bawang putih. “Agar jika kelompok memerlukan dukungan modal dapat didukung oleh produk-produk pembiayaan dari perbankan dengan skema-skema yang ringan, salah satunya KUR,” ungkapnya.

Baca juga :  KSU Pemogan Gelontorkan 1.258 Paket Kebutuhan Pokok Kepada Anggota

Dia menyebutkan, produksi bawang putih berlangsung lebih baik, mengingat komoditas ini tidak diminati oleh para petani untuk ditanam karena kalah dengan keberadaan bawang putih impor yang harganya lebih murah. Sejak digalakkannya program swasembada bawang putih oleh pemerintah sejak beberapa tahun terakhir, kata dia, budidaya tanaman ini menjadi kembali dilirik petani untuk dibudidayakan kembali.

Gairah itu juga dinilainya sebagai kepercayaan petani melihat komitmen pemerintah dalam mewujudkan hal tersebut, khususnya bagi peningkatan kesejahteraan petani. “Keberhasilan pengembangan bawang putih sebagai salah satu komoditas pangan strategis tentunya akan memberi pengaruh terhadap stabilitas harga dan inflasi pangan di Bali, sekaligus membantu upaya pengurangan defisit neraca transaksi berjalan akibat impor,” terangnya.

Baca juga :  Satpol PP Amankan Empat Pengamen di Jl. Cokroaminoto

Berbagai inovasi juga telah dilakukan BI, sebagaimana selama ini dilakukan dengan menerapkan pola budidaya organik berbasis MA-11, dengan pendampingan petani pakar Dewa Ketut Gata.

Sementara Direktur Utama Bank BPD Bali, Nyoman Sudharma, mengaku siap mendukung produktivitas petani melalui akses KUR. “Siap mendukung dan sudah ada (pengajuan) yang cair KUR-nya,” ujar Sudharma.

Dukungan tersebut, kata dia, tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit. Dia mengatakan, tentu sudah ada pendampingan dari pihak terkait terhadap para petani yang mengajukan kredit. Dia juga mengaku setuju klaster petani harus didukung, mengingat hasil produksi mereka merupakan kebutuhan masyarakat. (106)

Baca juga :  Dua Sulinggih Ikut Donor Darah di Jaba Pura Puseh Denpasar

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini