Hendak ke Pantai Nusa Dua, Malah Disuruh Putar Haluan

Picsart 08 06 06.57.17
SEPI - Suasana Kawasan Nusa Dua terlihat sepi beberapa waktu lalu. Dengan turunnya dana hibah pariwisata, diharapkan usaha wisata kembali menggeliat.

Nusa Dua, DenPost

Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), secara resmi membuka kembali Kawasan Nusa Dua bagi kunjungan wisatawan nusantara.
Namun, anehnya walau sudah dibuka ternyata masyarakat umum belum diperkenankan mengunjungi area Pantai Nusa Dua.

Seperti yang diungkapkan salah seorang warga Kuta Selatan, Kadek Duwi Mertiana. Dia menuturkan, ketika itu dirinya bersama keluarga kecilnya mencoba berkunjung ke Pantai Nusa Dua untuk sekadar duduk-duduk santai menikmati suasana pantai. Hal ini dilakukan, setelah mendengar informasi kalau Bali sudah membuka pariwisatanya untuk wisatawan lokal pada, 9 Juli 2020.

Baca juga :  2020, Disparda Badung Promosi di Lima Negara

Namun, security yang ada di pintu gerbang Kawasan Nusa Dua tidak memperkenankan mereka berkunjung ke pantai. “Katanya pantai masih tutup dan saya diminta untuk putar balik. Ya, saya langsung putar balik saja,” ujarnya.

Salah seorang tokoh Kuta Selatan yang duduk di DPRD Badung, Wayan Loka Astika, Kamis (6/8/2020), mempertanyakan larangan berkunjung ke Pantai Nusa Dua tersebut.
Sebab, jika kaitan dengan pencegahan penyebaran Covid-19, semestinya hal semacam itu tidaklah terjadi. Tentunya dengan catatan, para pengunjung wajib menjalankan protokol kesehatan sebagaimana mestinya. Seperti senantiasa mengenakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak.

Baca juga :  Hadapi Konsep New Normal, Kutuh Bentuk Ini

“Berwisata ke pantai, menurut saya justru bagus untuk imun tubuh. Jika itu memang tidak diperkenankan kaitan dengan pencegahan Covid-19, artinya di sana belum bisa disebut sudah new normal dong,” ujarnya.

Apalagi di kawasan tersebut bukan zona merah, seharusnya tidak ada pelarangan. “Jadi tentu pelarangan ke pantai akan menimbulkan tanda tanya. Kenapa harus diketatkan seperti itu? Apa bedanya dengan pantai-pantai lainnya. Seperti di Pantai Pandawa yang bahkan dibuka oleh Pak Gubernur sendiri. Padahal pantai adalah area publik,” tegas Loka.

Baca juga :  Truk Pengangkut Sampah Seruduk Mobil dan Motor

Pihak manajemen Nusa Dua belum bisa dimintai konfirmasinya terkait hal ini. Publik Relation Head The Nusa Dua – ITDC, I Wayan Arnita, saat dihubungi justru mengarahkan untuk menanyakannya langsung ke Managing Director The Nusa Dua – ITDC, IGN Ardita. Namun sayang juga, Ardita belum bisa dihubungi. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini