Desa Adat Bindu ‘’Role Model’’ Pemanfaatan Wifi Gratis Badung Smart City

0
9

UPAYA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung memajukan masyarakatnya dengan sistem informasi dan teknologi terus dilakukan. Memastikan masyarakat Badung memperoleh layanan internet untuk beraktivitas saat pandemi covid-19, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta meninjau Desa Adat Bindu, Desa Mekar Bhuana, Kecamatan Abiansemal, Kamis (6/8/2020). Pemanfaatan internet hingga ke rumah-rumah warga ini akan menjadi role model untuk banjar-banjar lain di Badung dalam pemanfaatan internet tepat sasaran.

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi pemanfaatan wifi yang disediakan pemerintah dan sudah disambungkan ke rumah-rumah warga untuk beraktivitas . “Ini adalah jawaban kami yang terus disebutkan boros terhadap anggaran dan sekarang kami buktikan melalui program smart city. Kami mengapresiasi apa yang dilakukan masyarakat di Desa Adat Bindu yang sangat membantu. Kami contohkan jika masyarakat butuh kuota internet per bulan Rp300 ribu – Rp400 ribu per bulan, tapi dengan apa yang dilakukan ini, masyarakat bisa menghemat pengeluaran. ‘’Masyarakat dapat memanfaatkan wifi gratis di banjar yang disediakan pemerintah dan disambungkan ke rumah-rumah warga,” tegasnya, didampingi anggota DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, Kadis Kominfo IGN Jaya Saputra, Kadisdikpora I Ketut Widia Astika, Kadis LHK Wayan Puja, Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Made Widiana, Dandim Badung I Made Alit Yudana, Camat Abiansemal IB Mas Arimbawa, Kabag Humas Made Suardita, beserta tokoh masyarakat setempat.

Menurut Bupati, yang diterapkan Desa Adat Bindu di antaranya akses wifi untuk siswa belajar online yang merupakan penerapan smart society (learning/ pendidikan), pemanfaatan akses wifi untuk pengembangan UMKM yang merupakan penerapan smart economy (industri), pemanfaatan akses wifi untuk keamanan melalui CCTV yang merupakan penerapan smart society (security/keamanan) serta pengelolaan TPS 3R yang merupakan penerapan smart environment (waste/sampah)

Baca juga :  Hasil Rapid Test, 443 Warga Serokadan Reaktif

“Tugas kami menyiapkan infrastruktur yakni fiber optic, contohnya di Desa Adat Bindu ini yang mampu memfasilitasi masyarakat dengan melaksanakan pemasangan internet ke rumah-rumah,” terang Giri Prasta.
Sedangkan Bendesa Adat Bindu I Gusti Nyoman Suwastawa mengatakan penyaluran internet ke rumah-rumah warga ini dimulai empat bulan lalu saat mulai adanya pandemi covid-19, sehingga para siswa harus belajar di rumah. “Untuk pemasangan infrastruktur ke rumah-rumah, kami lakukan secara swadaya dengan harga yang terjangkau, sehingga masyarakt bisa memanfaatkan internet di rumah mereka masing-masing tanpa harus berkerumun di banjar. Pemerintah sudah memberikan fasilitas wifi gratis di banjar, dan kami tinggal menyambung ke rumah-rumah warga sesuai kebutuhan internet mereka,” terangnya.

Baca juga :  Puluhan Anggota Bhabin Polresta Denpasar Jalani Rapid Test 

Suwastawan menambahkan untuk saat ini terpasang di 54 titik dari 76 pemesuan. “KK-nya berjumlah 270, tapi yang terpasang di rumah warga sebanyak 54 titik. Untuk menyukseskan program ini, kami di desa adat memiliki bagian IT sehingga ada yang mengelola khusus pemeliharaan alat-alat tersebut seandainya ada kerusakan,” tandasnya. (dwa)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini