BP Jamsostek Konsen Tingkatkan Kepesertaan

0
5
Picsart 08 06 08.10.27
MANFAAT JAMSOSTEK - Mohamad Irfan, saat menjabarkan manfaat kepesertaan BP Jamsostek.

Kuta, DenPost

BP Jamsostek berupaya optimal meningkatkan kepesertaan pada saat pandemi Covid-19. Kondisi ini, membuat jajarannya bekerja keras dan bekerja cerdas. Salah satunya bersinergi untuk menyasar kantong-kantong kepesertaan.

Kepala Deputi Direktur Wilayah Bali Nusa Tenggara Papua, Deny Yus Yulian, menyebutkan saat ini pihaknya konsen meningkatkan kepesertaan, salah satunya segmen Bukan Penerima Upah (BPU) seperti petani, nelayan dan pedagang. Itu dikatakannya dalam penandatanganan nota kesepahaman bersama Rumah Sakit Kasih Ibu, di Kuta, Badung, Kamis (6/8/2020).

“Kalau dihitung dari populasi angkatan kerja banyak sekali, baik di Denpasar, Gianyar dan Badung yang belum terdaftar BP Jamsostek,” ujarnya, yang saat itu didampingi Kepala BP Jamsostek Cabang Bali – Denpasar, Mohamad Irfan.

Baca juga :  Berjemur di Pantai Kuta, Turis Ditindak Satpol PP

Terbaru, pihaknya telah menjalin sinergi bersama Rumah Sakit Kasih Ibu, berupa membangun agen Penggerak Jaminan Sosial (Perisai) di rumah sakit. Agen ini, kata dia, akan diberi pelatihan dan pendampingan untuk mengedukasi lingkungan tentang manfaat BP Jamsostek. Program ini juga sekaligus membangun lapangan kerja bagi masyarakat.

Selain mengedukasi tentang manfaat, para peserta juga akan diajak untuk menggunakan jaringan rumah sakit tersebut, apabila mengalami kecelakaan kerja. Manfaatnya bagi rumah sakit adalah pembiayaan klaim yang pasti.

Baca juga :  Taman Ayun Akhirnya Ditutup untuk Wisatawan

Deny menyebutkan, segala biaya yang timbul dari pengobatan akan dibayarkan sepenuhnya oleh BP Jamsostek sesuai dengan indikasi medis. Bagi masyarakat, manfaatnya akan mendapat perlindungan selama berkerja. Sedangkan bagi BP Jamsostek, manfaatnya adalah meningkatkan kepesertaan.

Mohamad Irfan berkata sama terkait manfaat tersebut. “Ini salah satu bentuk kesadaran dari seluruh elemen masyarakat bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya tugas dari BP Jamsostek, tetapi juga dibutuhkan partisipasi aktif dari stakeholder,” ungkapnya.

Baca juga :  Instrumen Dapatkan DID, Badung Kejar Penyelesaian LPPD

Dalam meningkatkan kepesertaan, BP Jamsostek juga akan melibatkan unsur desa adat yang jumlah pekerjanya cukup banyak, namun belum mendapat perlindungan jaminan sosial. Pihaknya telah bertemu Bendesa Agung Majelis Desa Adat, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet. “Tujuan kami disambut baik. Kami akan sosialisasi secara bertahap,” ungkapnya.

Dalam bulan ini, BP Jamsostek segera melakukan sosialisasi ke seluruh bendesa adat se-Bali melalu webinar. Ini bertujuan memberikan penjelasan dan pemahaman manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini