Usai Tetapkan Tiga Tersangka, Kejaksaan Kembali Geledah LPD Kekeran

0
9
Picsart 08 07 03.09.55
GELEDAH - Kejaksaan Negeri Badung menggeledah Kantor LPD Desa Adat Kekeran, di Desa Angantaka, Abiansemal, Badung.

Mengwi, DenPost

Penyidik Kejaksaan Negeri Badung mengobok-obok Kantor Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kekeran, di Desa Angantaka, Abiansemal, Badung, Jumat (7/8/2020). Kedatangan pihak kejaksaan untuk mengumpulkan alat bukti terkait dugaan kasus korupsi pengelolaan dana keuangan LPD.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Riki Saputra, mengungkapkan, pihaknya mendatangi dan menggeledah LPD Desa Adat Kekeran berdasarkan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan periode 1 Januari 2016 sampai dengan 31 Mei 2017. “Penggeledahan ini kelanjutan dari penyidikan dugaan kasus korupsi pengelolaan dana LPD yang telah menyeret tiga orang tersangka,” ucapnya.

Baca juga :  Memaksimalkan Peran LPD Dalam Pandemi Virus Corona, Ini Penjelasan Sekda Adi Arnawa

Sebelumnya pihaknya telah menetapkan tiga orang tersangka, inisial IWS selaku Ketua LPD, NKA selaku sekretaris dan IMWW selaku bendahara.

Sedangkan salam penggeledahan tersebut, sambung Riki, penyidik telah menyita 123 dokumen milik LPD Desa Adat Kekeran. “Nantinya dokumen itu akan digunakan sebagai barang bukti dalam persidangan,” imbuhnya.

Penggeledahan kantor LPD itu juga diapresiasi Bendesa Adat Kekeran, I Made Wardana. Menurutnya, semua masalah di LPD Desa Adat Kekeran diserahkan kepada Kejari Badung dan pihaknya berharap dalam waktu dekat ini Kejari Badung dapat segera membawa masalah ini ke persidangan. (124)

Baca juga :  Karantina Desa Bondalem akan Berakhir, BST dan BLT-DD Segera Disalurkan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini