Kejari Bangli Musnahkan Barang Bukti Puluhan Perkara

0
11
Kejari Bangli Musnahkan Barang Bukti Puluhan Perkara
PEMUSNAHAN - Pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum bersama aparat terkait lainnya di halaman parkir belakang Kantor Kejari Bangli, Senin (10/8/2020).

Bangli, DenPost

Kejaksaan Negeri Bangli memusnahkan barang bukti sitaan perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap, di halaman belakang kantor Kejari Bangli, Senin (8/10/2020). Barang bukti yang dimusnahkan hasil sitaan perkara kurun waktu setahun terhitung dari tahun 2019 hingga Juli 2020. Jumlah perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap mencapai 39 perkara, di mana 21 di antaranya merupakan perkara narkoba.

“Pemusnahan barang bukti kali ini berasal dari beragam tindak pindana. Di mana 55 persen adalah barang bukti tindak pidana narkotika. Artinya bahaya narkoba masih saja mengancam aspek kehidupan di Kabupaten Bangli,” kata Kepala Kejaksaaan Negeri Bangli, Nur Handayani.

Baca juga :  Antisipasi Bencana, Ini yang dilakukan BPBD Bangli

Seluruh barang bukti terutama narkoba dimusnahkan secara dibakar. Selain perkara narkoba, juga ada pemusnahan barang bukti dari tindak pidana umum lainya seperti pencurian, perjudian dan pembunuhan. Ada pula belasan HP hasil sitaan dari perkara narkoba dan lainnya juga dihancurkan.

Pemusnahan ini dilakukan rutin guna mengurangi penumpukan barang bukti. Nur Handayani mengakui jumlah perkara narkotika paling banyak dari perkara lainnya. Bahkan jumlah perkaranya diakui meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. “Jumlah perkara dan tersangkanya yang meningkat. Kalau besaaran barang buktinya berkurang. Karena satu perkara palingan hanya nol koma. Kasusnya meningkat dan beragam. Ada sebagai pengguna, kurir atau pengedar bahkan tak sedikit dari mereka merupakan residivis,” jelas Kajari usai memimpin kegiatan tersebut.

Baca juga :  Belum Banyak Diketahui, Ini Khasiat Tirta Mas Mampeh di Batur Selatan

Dari kegiatan ini pihaknya berharap masyarakat mengetahui kinerja kejaksaan. Tak hanya bertugas dalam penuntutan yang dilakukan di pengadilan, namun juga eksekusi terhadap seluruh amar putusan pidana badan, pidana denda, biaya perkara, serta barang bukti.

Pemusnahan kali ini juga dirangkaikan dengan launcing drive thru tilang kejaksaan sebagai salah satu bentuk pelayanan publik yang memudahkan masyarakat dalam membayar denda tilang dan mengambil barang bukti berupa STNK dan SIM. Hal ini dilakukan guna menghindari penumpukan antrean saat pelanggar membayar denda di Kejari Bangli. Apalagi di tengah kondisi pandemi seperti saat ini. “Mudah-mudahan dengan program yang baru ini, dapat memberikan pelayanan yang cepat tanpa mengesampingkan maksud dan tujuan dari kebijakan tersebut. Jadi seperti pesan makan cepat saji, pelanggar yang datang hendak bayar denda tak perlu lagi turun dan parkir kendaraan, begitu masuk dari pintu gerbang bisa langsung menuju loket dan bisa melakukan transaksi di atas kendaraan,”pungkasnya. (128)

Baca juga :  Napi Terjangkit Covid-19 akan Diisolasi di Rutan Bangli

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini