Giri Prasta akan Intensifkan Pembangunan Taman Gumi Banten

0
9
Giri Prasta akan Intensifkan Pembangunan Taman Gumi Banten

Mangupura, DenPost

Upaya menjaga dan melestarikan kawasan hulu sebagai daerah konservasi dan resapan air terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung yang bersinergi dengan berbagai pihak. Seperti yang terlihat pada Minggu (9/8/2020), Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, didampingi Dandim 1611 Badung Made Alit Yudana, Kadis DLHK Wayan Puja dan Kabag Humas Made Suardita, bersinergi dengan Desa Adat Sulangai, Petang menanam pohon serentak di areal kawasan Pura Dang Kahyangan Pucak Tedung.

Ada 100 batang pohon yang ditanam, terdiri dari dua jenis yakni pohon cemara udang sebanyak 65 batang dan pohon pule sebanyak 35 batang.
Giri Prasta mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi dari Tri Hita Karana sebagai wujud nyata Pemkab Badung dalam melestarikan lingkungan dan kawasan suci. “Hari ini kita melakukan penanaman pohon pule dan cemara udang di kawasan areal pura Pucak Tedung. Mengapa pohon pule? Karena pohon pule sebagai penyimpan air merupakan pohon yang kita sakralkan dengan beragam manfaat, kulit pohonnya bisa dijadikan obat dan kayunya bisa dijadikan sebagai tapakan Ida Batara. Demikian pula halnya dengan cemara udang, daun pohon ini selalu digunakan sebagai pelengkap upacara,” terangnya.

Baca juga :  Badung Jadi Inspirasi Kota Tasikmalaya Karena Ini

Lebih lanjut dijelaskan Giri Prasta, kawasan Pura Pucak Tedung yang terbagi dalam tiga kawasan, yakni utama, madya dan sor mandala akan selalu dijaga kesuciannya. Dengan menerbitkan pelarangan pembangunan selain bangunan untuk pura. Pihaknya juga menegaskan akan mengintensifkan pembangunan Taman Gumi Banten dengan memanfaatkan laba Pura Pucak Tedung seluas 19 hektar yang akan ditanami dengan pohon-pohon sarana upacara dan tanaman obat-obatan.

Baca juga :  Warga Afrika yang Terseret Arus Ditemukan Meninggal Dunia

“Dengan optimalisasi pemanfaatan laba Pura Pucak Tedung sebagai Taman Gumi Banten dan Taman Usada kita harapkan akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat kita akan tanaman yang dibutuhkan sebagai sarana banten maupun obat, sehingga kita tidak perlu bergantung lagi dengan daerah lain. Ke depan setiap kecamatan juga akan kita bangun artinya segala lini sudah kita pikirkan,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan, kawasan Pura Dang Kahyangan Pucak Tedung dengan Taman Gumi Banten dan Taman Usadanya akan diproyeksikan menjadi tempat wisata religi dan wisata ekologi, sehingga mampu memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat Desa Adat Sulangai dan Petang. “Dengan catatan harus tetap menjaga kesucian areal kawasan ini. Dan, kami selaku pemerintah daerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Dandim beserta jajaran, Penglingsir Puri Petang, Bendesa Agung Pura Pucak Tedung maupun masyarakat Sulangai Petang sebagai pengempon pura yang sudah ikut terlibat pada kegiatan penanaman pohon pada hari ini,” imbuhnya.

Baca juga :  Dewan Badung Siap Potong Anggaran untuk Penanggulangan Covid-19

Sementara itu, Bendesa Agung Pura Pucak Tedung, Ida Bagus Rai Manuaba, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Giri Prasta beserta jajaran Pemkab Badung, karena sudah banyak memberikan bantuan dalam pembangunan dan penataan kawasan areal Pura Pucak Tedung. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami selaku pengempon pura serta ke depan kami akan selalu mendukung apa yang menjadi program Bapak Bupati,” katanya. (a/115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini