Buleleng Tembus 200 Pasien Terkonfirmasi Covid-19

0
13
Picsart 08 10 05.33.42
Anggota Seksi Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, I Ketut Suweca.

Singaraja, Denpost

Perkembangan penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Buleleng, Senin (10/8/2020), mencatat 14 kasus terkonfirmasi baru yang didominasi kasus asal Kecamatan Buleleng. Selain itu, hari ini juga terdapat 1 orang yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Demikian disampaikan Anggota Seksi Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, I Ketut Suweca.

Terkait penambahan kasus baru itu, Suweca, menyampaikan 14 yang telah dinyatakan terkonfirmasi pada hari ini. Antara lain 10 orang dari Kecamatan Buleleng, 1 orang dari Kecamatan Tejakula, 1 dari kecamatan Sukasada, 1 orang dari Kecamatan Kubutambahan, dan 1 orang dari Kecamatan Busungbiu. Sementara yang sembuh terdapat 1 orang berasal dari Kecamatan Buleleng.

Baca juga :  Di Buleleng, 5 Kasus Meninggal Akibat Covid-19

“Jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi hingga Senin ini sebanyak 200 orang, yang telah sembuh sebanyak 143 orang, 2 orang meninggal dunia dan pasien yang masih dirawat sebanyak 55 orang,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan, perkembangan kasus suspek di Buleleng kumulatifnya sebanyak 316 orang, dengan rincian 93 orang suspek konfirmasi, 196 orang discarded, 26 suspek masih dipantau dan probable tetap 1 orang. Sedangkan pada kasus kontak erat tercatat jumlah kumulatifnya sebanyak 2.992 orang, dengan rincian kontak erat konfirmasi 103 orang, 2.474 discarded, 368 orang karantina mandiri dan kontak erat yang menjadi suspek sebanyak 47 orang.

Baca juga :  Usai Karantina, 140 Orang PMI asal Buleleng Pulkam

Sementara itu, kasus konfirmasi non suspek sebanyak 4 orang dan jumlah kumulatif pemantauan dan berakhir masa pantau pelaku perjalanan wilayah terjangkit sebanyak 4.222 orang.

Suweca kembali mengingatkan seluruh masyarakat Buleleng untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini