Belajar Tatap Muka, Jembrana Masih Lakukan Verifikasi

0
12
Picsart 08 10 06.49.05
TATAP MUKA - Sarana dan prasarana protokol kesehatan sudah mulai disiapkan di sekolah untuk menyongsong proses belajar mengajar dengan sistem tatap muka.

Negara, DenPost

Kabupaten Jembrana merupakan salah satu wilayah yang diperbolehkan untuk melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka, namun bertahap. Meski Jembrana termasuk 163 daerah di Indonesia yang dikatagorikan zona kuning virus corona dan bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah, namun hingga saat ini semua sekolah di Jembrana belum melaksanakan hal itu.

Hingga kini, pihak sekolah mengaku masih menunggu keputusan Dinas Pendidikan Provinsi Bali, dan Kabupaten Jembrana terkait pembelajaran tatap muka tersebut. Hingga, Senin (10/8/2020), semua sekolah di Jembrana, baik SD hingga SMA belum menerapkan hal tersebut.

Baca juga :  Dua Pasien PDP di Jembrana Suspect Covid-19

Pihak sekolah beralasan belum menerima surat perintah dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali, dan Jembrana. Sementara pihak sekolah mengaku siap jika sistem tersebut, nantinya betul-betul dilaksanakan.

Kepala SDN 3 Pendem, Ni Luh Putu Yus Ani, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sesuai daftar periksa dan protokol kesehatan. “Jadi, sarana dan prasarana sudah kami siapkan, cuci tangan, handsanitezer dan jarak bangku kami upayakan satu sampai satu setengah meter, serta kesiapan lainnya. Astungkara sesuai daftar periksa sudah kami siapkan untuk nantinya akan dilaksanakan tatap muka,” jelasnya.

Baca juga :  Distan Larang Babi Luar Masuk Jembrana

Selain sekolah SDN 3 Pendem,
SMAN 2 Negara juga mengaku siap jika sistem pembelajaran tatap muka betul-betul dilaksanakan. Pihak sekolah telah menyiapkan segala peralatan untuk menunjang protokol kesehatan di sekolah, seperti alat cuci tangan, serta pengaturan tempat duduk siswa di masing-masing kelas.

Kepala SMAN 2 Negara, Wayan Sudiarta, mengaku di sekolahnya belum melaksanakan pembelajaran tatap muka karena masih menunggu instruksi dari dinas. “Kalaupun itu dilaksanakan kami sudah sangat siap dengan segala prasarana yang memadai sesuai dengan protokol kesehatan, baik sanitasi lingkungan maupun sarana dan prasarana lain kami sangat siap,” jelasnya.

Baca juga :  Dua Bocah Jadi Korban DB, Begini Penjelasan Diskes Jembrana

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Jembrana, I Nyoman Wenten, mengakui hingga saat ini belum memberlakukan sistem pembelajaran tatap muka walau Kabupaten Jembrana termasuk kategori daerah zona kuning oleh pemerintah pusat. Dinas Pendidikan Jembrana mengaku masih melakukan verifikasi pemenuhan daftar periksa protokol kesehatan selama tiga hari guna mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah di Kabupaten Jembrana, jika sistem pembelajaran tatap muka ini betul-betul dilaksanakan termasuk meminta tanggapan orang tua siswa terkait pembelajaran tatap muka. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini