Sudah Berdiri, LED TV Depan BNI Ternyata Belum Kantongi Ini

0
8
Picsart 08 11 01.29.12
IZIN REKOMENDASI – LED TV yang dibangun advertising Warna Warni di depan gedung Bank BNI, Jl. Gatot Subroto (Batsu) Barat belum mengantongi izin rekomendasi dari Dinas Perkim dan Pertanahan Kota Denpasar.

Lumintang, DenPost

Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar belum mengeluarkan rekomendasi pembangunan LED TV ukuran 4 meter x 6 meter yang dibangun advertising Warna Warni di depan Bank BNI, Jl. Gatot Subroto (Gatsu) Barat. Padahal zonasi (titik) pembangunan LED TV ada di perempatan Jl. Buluh Indah-Jl. Cargo.
Kabid Pembangunan Sarana Umum Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, IB Eka Jayana, Selasa (11/08/2020) mengatakan, pembangunan LED TV di depan gedung Bank BNI sudah mengajukan permohonan rekomendasi ke Dinas Perkim, namun masih dikaji Kadis Perkim dan Pertanahan, Nyoman Gede Narendra.

Dikatakannya, radius zonasi (titik) pembangunan ada di dealer Yamaha di perempatan Jl. Buluh Indah-Jl. Cargo bisa digeser sejajar ke timur 50 meter dan sudah diukur. ”Dari Bank BNI sempat audiensi dengan Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara dan hasilnya saya belum dapat perintah dari beliau,’’ kata Eka Jayana.

Baca juga :  Kampanyekan Daging Babi Aman Dikonsumsi, Ketua DPRD Denpasar Lakukan Ini

Eka Jayana mengakui, izin rekomendasi pembangunan LED TV di depan gedung Bank BNI belum keluar dan terkait masalah itu pihaknya menyatakab tidak tahu. “Sesuai penjelasan dari BNI dan advertising Warna Warni, ini merupakan hasil pelelangan dari BNI pusat Jakarta. Kita tidak dalam posisi mengawasi yang bersangkutan dan tidak paham membangun LED TV sana. Kita minta klarifikasi dan penjelasan setelah LED TV itu berdiri baru tahu dan ternyata dia membangun LED TV,’’ ujarnya.

Baca juga :  Oknum TNI Jadi Bandar Narkoba

Dia menjelaskan, pembangunan LED TV kalau tidak sesuai zona (titik) yang ada dalam Perwali Kota Denpasar tidak akan dizinkan. ”Kami yang memberikan rekomendasi kan tidak keliling setiap hari melakukan monitor keberadaan reklame atau LED TV yang dipasang tanpa izin. Hal ini yang sedang dibenahi dalam revisi Perwali Nomor 4 tahun 2014 tentang penataan (zonasi) reklame besar maupun LED TV. Kami di Dinas Perkim sudah tidak lagi mengelola anggaran reklame. Karena BNI merupakan perusahaan BUMN, dipersilakan ketemu sama Sekda, kami tidak melarang dan menganjurkan meminta keringanan dan dibantu proses perizinan,’’ jelasnya.

Baca juga :  Penyaluran Keempat, Bali Terima 5.900 APD

Salah seorang staf advertising Warna Warni, Ibu Luh saat dimintai konfirmasi mengaku permohonan izin rekomendasi yang diajukan ke Dinas Perkim dan Pertanahan Kota Denpasar sedang diproses. ”Rekomendasi pembangunan LED TV di depan gedung Bank BNI, Jl. Gatsu Barat sedang dalam proses,’’ katanya.

Sementara Kasi Pengawasan Pembinaan Penyuluhan Dinas Satpol PP Kota Denpasar, Gede Nyoman Sudana, mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat panggilan ke advertising Warna Warni. ”Kami sudah memanggil perusahaan yang membangun LED TV di depan gedung Bank BNI karena belum mengantongi izin rekomendasi dari Dinas Perkim dan Pertanahan,’’ ucap Sudana. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini