Badung Salurkan BLT-DD Tahap II

0
10
Picsart 08 11 04.07.02
SERAHKAN BLT - Bupati Giri Prasta saat menyerahkan BLT-DD kepada KPM di Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (11/8/2020).

Kutsel, DenPost

Dalam upaya penanganan dampak covid-19 di wilayahnya, Pemerintah Kabupaten Badung kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Selasa (11/8/2020). Penyaluran untuk tahap kedua ini dilakukan setelah pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI menerbitkan aturan untuk memperpanjang penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa dari tiga bulan pertama yaitu April, Mei dan Juni menjadi tiga bulan kedua yakni Juli, Agustus dan September 2020.

Penyerahan BLT DD secara simbolis dilakukan serentak di 5 kecamatan di mana Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, memimpin penyerahan di Kecamatan Kuta Selatan, Wakil Bupati I Ketut Suiasa di Kecamatan Kuta Utara dan Sekda Adi Arnawa di Kecamatan Mengwi, Kadis PMD di Kecamatan Abiansemal dan Kadis Sosial di Kecamatan Petang.

Baca juga :  Pengusaha Wisata Bahari Harapkan Ini

Giri Prasta mengatakan, nominal BLT DD yang diperpanjang tiga bulan kedua berbeda dengan nominal tiga bulan pertama. Jika nilai nominal tiga bulan pertama disalurkan Rp 600.000 per KPM (Keluarga Penerima Manfaat) per bulan, kali ini masing-masing KPM menerima Rp 300.000 per bulan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi karena melalui Kementerian Desa telah memperpanjang penyaluran BLT-DD berdasarkan aturan baru, yaitu Permendes PDTT Nomor 7 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Permendes PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020,” katanya.

Baca juga :  Sambut Era New Normal Pariwisata dan Pembangunan, Komisi II DPRD Badung Gelar Raker

Mengingat KPM penerima BLT-DD ditetapkan dalam musyawarah desa (musdes), Giri Prasta menekankan bahwa dalam musyawarah penetapan KPM atau penerima BLT DD harus benar-benar mempedomani kriteria sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan Peraturan Menteri Desa (Permendes). Kriteria dimaksud adalah keluarga miskin, menderita penyakit menahun, lanjut usia serta keluarga yang kehilangan pekerjaan sebagai dampak pandemi covid-19).

Kriteria lain yang lebih penting lagi adalah penerima BLT DD tidak tumpang tindih dengan KK atau KPM penerima Bantuan Sosial Langsung (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos), tidak pula tumpang tindih dengan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), penerima bantuan sembako, apalagi tercatat sebagai PNS/ASN. “Jumlah penerima BLT DD setiap desa tidak dibatasi, namun harus memenuhi kriteria tersebut dan ditetapkan dalam musdes,” tegasnya mengingatkan.

Baca juga :  Sambut New Normal, Desa Adat Kuta Rancang Ini

Jumlah keseluruhan KK penerima BLT-DD tahap 2 di Kabupaten Badung sebanyak 4.614 KK, dengan jumlah total dana BLT-DD yang disalurkan sebesar Rp 4.152.600.000.  (a/113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini