Suwirta Berharap Sektor Pariwisata di Klungkung Berkembang

0
4
Picsart 08 12 01.30.25
BERI MOTIVASI - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat menghadiri pelatihan tata kelola destinasi pariwisata Tahun 2020 di Hotel Wyndham Tamansari Jivva Resort, Dusun Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan, Rabu (12/8/2020).

Semarapura, DenPost

Berbagai upaya dilakukan Pemkab Klungkung untuk memromosikan objek wisata di tengah situasi new normal atau tatanan era baru. Seperti terlihat, Rabu (12/8/2020), Pemkab menggelar pelatihan tata kelola destinasi pariwisata Tahun 2020 di Hotel Wyndham Tamansari Jivva Resort, Dusun Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan, Klungkung. Pelatihan yang mengambil tema “Strategi Pengelolaan Destinasi Pariwisata Dalam Masa Covid-19 Menuju Tatanan Bali Era Baru” ini dibuka Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Di hadapan para peserta, Suwirta mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Karena kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk menggalang kesadaran dan tentunya juga lebih meningkatkan komitmen dari unsur penyelenggara pemerintah dalam mewujudkan pembangunan terutama di sektor pariwisata.

Baca juga :  Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Pantai Atuh, Diduga Karena Ini

“Jadikan kegiatan ini sebagai motivasi untuk meningkatkan komitmen dalam membangun sektor pariwisata,” ujar Suwirta.

Menurut Suwirta, dalam menghadapi pendemi covid-19 saat ini sangat diperlukan penerapan protokol kesehatan. Bahkan harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu dia berharap agar peserta mengikuti pelatihan ini dengan penuh semangat yang tinggi untuk merancang destinasi pariwisata.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, pariwisata di Kabupaten Klungkung bisa semakin maju dan berkembang ke depan,” harap Suwirta.

Baca juga :  Pulang Kerja, Istri Temukan Suami Gantung Diri

Hal senada dikatakan Plt. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ida Bagus Ketut Mas Ananda. Pihaknya mengatakan tujuan dari pelaksanaan pelatihan tersebut tidak hanya untuk  memahami produk dan dasar kepariwisataan, namun juga mengetahui dan memahami pelayanan prima kepariwisataan. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari. Dua hari dilaksanakan pembelajaran di kelas dan satu hari dilaksanakan studi visit di lokus.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 45 orang masing-masing dari kepala desa, desa wisata dan pokdarwis. Dalam kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber yakni dari Institute Pariwisata Bali Internasional, Dosen Universitas Fakultas Pariwisata, DPD HPI Bali, DPD. PHRI Bali dan DPD. ASITA Bali. (c/119)

Baca juga :  Dua Proyek Pendukung Pariwisata di Klungkung Ditunda

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini