Terkait Pengembangan Terumbu Karang, Begini Kata Menteri Kelautan dan Perikanan

0
9
Picsart 08 13 01.03.01
TERUMBU KARANG - Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Edhy Prabowo, saat memotivasi pengembangan terumbu karang, di Pantai Pandawa Desa Kutuh.

Kutsel, DenPost

Kelestarian terumbu karang adalah suatu hal sangat penting. Bukan hanya bagi Bali ataupun Indonesia, melainkan juga dunia. “Karang ini mampu menghasilkan oksigen 20 kali lebih banyak daripada pohon biasa. Makanya harus kita pertahankan, apalagi potensi karang di Indonesia sangat besar. Dan ini menjadi komitmen negara untuk melestarikannya,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Edhy Prabowo, saat hadir melakukan diskusi dengan pembudidaya karang Desa Adat Kutuh, Rabu (12/8/2020).

Edhy Prabowo mengatakan, dari kelestarian terumbu karang juga diharapkan tumbuh ekonomi baru dari sektor budidaya kelautan.
Sebab peluang untuk itu dinilai sangatlah besar. “Satu karang yang satu tahun dengan ukuran sangat kecil, harganya bisa 15 sampai 20 USD. Bahkan harga terendahnya tidak pernah di bawah 5 USD,” ungkapnya sembari menegaskan kalau soal regulasi sudah tidak ada masalah.

Baca juga :  Angin Kencang Bikin Jebol Atap dan Plafon SD 2 Tibubeneng

Asalkan, lanjut Edhy, pengambilan karang tidak dilakukan dari daerah konservasi. “Kami beri catatan, kami tidak mengizinkan kalau karang itu dihasilkan melalui pengambilan dari daerah konservasi. Kami akan terus kawal, jangan sampai ada pelaku-pelaku yang secara tidak bertanggung jawab mengambil dari daerah konservasi,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, karang hias juga memiliki potensi wisata. Oleh sebab itu ditegaskannya, karang hias sangatlah berpeluang dikembangkan, khususnya di Pantai Pandawa. “Jadi yang namanya industri sustainable harus kita pertahankan dan rintis kembali,” pungkasnya.

Baca juga :  Kecanduan ‘’Mushroom’’,  Bule Belarusia Kerap Bikin Gaduh 

Bendesa Adat Kutuh, Nyoman Mesir, mengatakan, terumbu karang di wilayahnya sudah dirintis sejak 2011 silam. “Hadirnya Pak Menteri ini, tentu memberi semangat baru bagi kami di Kutuh,” katanya.

Mesir menyatakan akan segera menjalin kerjasama dengan pihak terkait. Dengan begitu perkembangan karang hias di Pantai Pandawa berjalan cepat dan lebih baik.
“Sedikitnya ada dua manfaat yang bisa diperoleh dari baiknya perkembangan karang hias di perairan Pantai Pandawa. Pertama adalah kaitan dengan kecantikan bawah laut yang bisa dijual kepada wisatawan. Dan kedua, adalah kaitan dengan peluang ekspor,” pungkasnya. (113)

Baca juga :  Lagi, Pasien Corona di Badung Meninggal Dunia

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini