Tiga Anak Yatim Diasuh Paman dan Kakek-Nenek

0
6
Tiga Anak Yatim  Diasuh Paman dan Kakek-Nenek
TERIMA SUMBANGSIH - Keluarga Ketut Parta, yang tinggal di gubuk reot di Jalan Patih Nambi, Banjar Tulang Ampiang, Desa Ubung Kaja, Denut, usai menerima sumbangsih dari pembaca Bali Post. (DenPost/doflank)

Keluarga Ketut Parta, yang selama ini tinggal di gubuk reot di Jalan Patih Nambi, Banjar Tulang Ampiang, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, semringah saat dikunjungi jajaran Redaksi Bali Post, Kamis (13/8/2020).

SAMBIL mengendong cucu, Komang Budi Suari, kakek berusis 70-an tahun ini berkali-kali mengucapkan terima kasih setelah menerima sumbangsih dari para pembaca Bali Post serangkaian HUT ke-72 harian tertua di Bali yang bertajuk “Bakti Pertiwi Bali”.

Keluarga asal Sudaji, Buleleng, ini sempat viral di media sosial (medsos) beberapa bulan lalu. Ketika itu tiga anak yatim, Gede Suardika, Kadek Sugiadnyana, dan Komang Budi Suari, diasuh oleh sang paman, Ketut Artawan, beserta kakek-nenek mereka, Ketut Parta dan Luh Ngibek, hidup sangat sederhana. Ketiga bocah itu ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh ayah mereka sejak 10 bulan lalu. Sedangkan sang ibu pulang ke rumah tuanya di Seritit, Buleleng.

Baca juga :  Brimob Bersenjata Laras Panjang Patroli, Ini Sasarannya

Sehari-hari bocah ini menempati dua kamar untuk berenam. Mereka dihidupi sang kakek yang selama ini sebagai penggarap sawah. Sedangkan paman mereka, Ketut Artawan, sebagai buruh proyek. ‘’Kami tinggal di sini sejak era Presiden Megawati Soekarnoputri tahun 2001. Kami bikin gubuk di tanah seluas satu are dengan kontrak Rp1 juta setahun,’’ ujar Artawan.

Dia mengaku banyak didukung pemilik tanah dan tetangga sekitarnya. Sebut saja keluarga ini dibantu air bersih dan jalan setapak. ‘’Kami banyak dibantu warga di sini. Semua baik-baik saja,’’ tegas pemuda yang masih lajang ini.

Baca juga :  26 Siswa dan Guru Peroleh Hadiah Dana Pendidikan dari Faber-Castell

Artawan, yang mewakili pihak keluarga, mengucapkan terima kasih banyak atas sumbangsih masyarakat. Mereka berharap bantuan semacam ini bermanfaat bagi ketika anak yatim yang tengah mendambakan kasih sayang dan pendidikan ini. Seperti Gede Suardika (kelas 4 SD), dan Kadek Sugiadnyana (kelas 2 SD), membutuhkan alat-alat belajar. Sedangkan Komang Budi Suari membutuhkan susu dan makanan bayi.

Ketika rombongan Bali Post hendak meninggalkan keluiarga sederhana ini, tiba-tiba muncul Gede Suardika yang baru saja usai belajar di bale banjar. Dia cepat-cepat masuk kamar untuk mengenakan kamben. Wajahnya berseri-seri ketika menerima sumbangsih dari pembaca Bali Post. ‘’Terima kasih banyak,’’ tegas keluarga ini berkali-kali.

Baca juga :  Sehari, 14 Warga Terpapar Virus Corona di Bali

Dari rumah keluarga Ketut Parta, aksi peduli “Bakti Pertiwi Bali” menyasar warga terdampak Covid-19 di Desa Ubung Kaja, Denut, SMP PGRI 6 Yangbatu, Pertuni Bali dan Biaung, Dentim. (yad)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini