Ayah Jerinx Ajukan Penangguhan Penahanan

0
15
Picsart 08 14 04.24.24
JENGUK - Ayah dan istri Jerinx, I Wayan Arjono dan Nora Alexandra, mendatangi kantor Dit. Reskrimus Polda Bali untuk mengajukan penangguhan penahanan pada Jumat (14/8/2020) siang.

Kereneng, DenPost

Dua hari ditahan di sel Polda Bali, akhirnya kuasa hukum dan keluarga Jerinx SID mengajukan surat penangguhan penahanan. Permintaan tersebut dilayangkan ayah dan istri Jerinx, I Wayan Arjono dan Nora Alexandra, Jumat (14/8/2020) siang.

Arjono tak sempat melihat putranya yang ditahan di sel Polda Bali, lantaran jadwal besuk tahanan, hanya Selasa dan Kamis. Bersama sang menantu, Nora dan kuasa hukumnya I Wayan “Gendo” Suardana, Arjono langsung menuju ruangan penyidik Dit. Reskrimsus Polda Bali. “Dalam pengajuan penahanan ini, saya selaku ayah Jerinx dan Nora Alexandra yakni menantu saya menjadi penjamin,” kata Wayan Arjono.

Baca juga :  Perumda Tegaskan Pasar Tradisional di Denpasar Tetap Buka

Sementara Wayan Gendo yang menyambung keterangan Wayan Arjono mengatakan, jika penangguhan penahanan tersebut diajukan berdasarkan sejumlah pertimbangan. Dan yang paling mendasar karena Jerinx merupakan tulang punggung keluarga. “Itu yang menjadi alasan utama. Dan pihak keluarga menjamin jika Jerinx tak akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan tidam mengulangi perbuatannya,” ucapnya.

Apakah sudah yakin pengajuan penangguhan penahanan ini akan di kabulkan Polda Bali dan seandainya ditolak, apa langkah yang akan dilakukan? Ditanya demikian, Wayan Gendo mengaku tak mau berspekulasi terlalu jauh. “Saya belum bisa bicara tindak lanjut jika tidak dikabulkan (permohonan penangguhan penahanan). Yang pasti saya sudah ajukan dan lihat saja dulu prosesnya seperti apa,” jawabnya.

Baca juga :  Sehari Jelang Penutupan, KPU Denpasar Diserbu Pendaftar

Sementara itu Dir. Reskrimsus Polda Bali, Kombes Yuliar Kus Nugroho, mengatakan, pengajuan surat permohonan penangguhan penahan merupakan hak dari tersangka, termasuk Jerinx. “Ya akan kami coba kaji dulu. Sementara ini masih dilakukan penahanan 20 hari ke depan. Nanti akan kami percepat prosesnya,” tandas perwira dengan melati tiga di pundak ini. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini