Warga Kurang Mampu dan ODGJ Masih Ada di Kawasan Lovina

0
10
Picsart 08 18 05.29.02
BANTUAN WARGA TAK MAMPU - LCC saat memberikan bantuan untuk warga kurang mampu dan OGDJ di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Senin (17/8/2020).

Singaraja, Denpost

Berada di kawasan Wisata Lovina tentu identik dengan gemerincing dolar. Namun, di suasana pandemi semua terpuruk. Bahkan di luar itu, masih juga ada warga kurang mampi yang berusaha bertahan hidup dengan uluran tangan dermawan.

Seperti dialami Wayan Sumidra (40) warga Dusun Dauh Pura, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar yang mengalami cacat fisik, sehingga tak mampu menafkahi istri dan seorang anaknya. Di saat momen HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, komunitas bersepeda Lovina Cycling Club (LCC) blusukan berikan sumbangan kepada Wayan Sumidra, yang rumahnya hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.

Baca juga :  Embat HP Pelajar, Buyar Diringkus Polisi

Ketua LCC, Jro Ketut Darma Yasa, mengatakan sebelumnya mereka mengadakan survei ke lokasi warga yang memang benar-benar memerlukan bantuan. “Sumbangan yang diberikan berupa kasur, peralatan dapur, peralatan mandi dan juga sembako. Kami saat survei ke rumah bapak itu ( Wayan Sumidra-red) melihat semua peralatan tidak layak pakai dan kami berniat untuk membantu dengan cara patungan,” ucapnya.

Wayan Sumidra, yang berusaha mencari nafkah sebagai tukang pijat ini pun merasa sangat senang dan bersyukur karena baru pertama kali mendapatkan bantuan.

Baca juga :  Dua PDP Covid-19 Diisolasi di RS Pratama Giri Emas

Sementara Kepala Dusun Dauh Pura, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, I Wayan Redika, mengucapkan terima kasih kepada komunitas-komunitas yang sudah membagi rejekinya kepada warganya yang masih membutuhkan bantuan, namun secara administrasi tak tersentuh bantuan pemerintah. “Saya melihat bahwa warga di sini masih perlu uluran tangan dari pihak ketiga, meski sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah desa, kabupaten dan pemerintah pusat tapi belum seratus persen diterima. Kami berharap juga kepada donatur- donatur yang bisa berkumpul berlanjut untuk memberikan bantuan kepada warga kami,” harapnya.

Baca juga :  Tengkorak Manusia Gegerkan Warga Desa Pejarakan, Gerokgak

Selain warga kurang mampu, juga ada ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang terpaksa dikurung pihak keluarga karena kerap membuat resah warga jika kumat. “Mudah-mudahan ada pihak yang membantu warga kami ini,” tandasnya.(118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini