Maling Kambuhan Dibekuk di Hutan Nyerebeh

0
5
Picsart 08 18 05.30.43
TERSANGKA DAN BB - Polisi memperlihatkan tersangka dan barang bukti (BB) curiannya di Polsek Kintamani.

Bangli, DenPost

Satuan Reserse Kriminal Polres Bangli bersama Unit Reserse Kriminal Polsek Kintamani, akhirnya berhasil meringkus maling yang sudah beraksi di berbagai tempat di Bangli dan Karangasem.

Tersangka diketahui bernama I Nengah Semiarta, diamankan di sebuah hutan wilayah Nyerebeh, Kintamani, Bangli, Senin (17/8/2020) sekitar pukul 20.00 Wita.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Made Raka Sugita, didampingi Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, Selasa (18/8/2020), menerangkan pengungkapan tersangka berawal ditemukannya satu unit sepeda motor Honda BeAT DK 8711 SO di Desa Belancan, Kintamani, Senin (12/8/2020) sekira pukul 08.00 Wita. Selanjutnya Unit Opsnal Polsek Kintamani dipimpin Panit 1 Opsnal Ipda I Putu Asmara Putra, melakukan penyelidikan terhadap sepeda motor tersebut. “Anggota kami mencurigai jika motor itu adalah motor curian. Terlebih kami sebelumnya juga sempat memenerima beberapa laporan terkait kehilangan sepeda motor,”sebut Raka Sugita.

Baca juga :  Direktur RSU Bangli Akui Hasil Rapid Test Tukang Suwun Positif

Setelah dikroscek, rupanya motor itu benar adalah motor curian yang sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah Desa Rendang, Karangasem. Petugas kemudian mendapat titik terang jika terduga pelaku, yakni I Nengah Semiarta, warga Banjar/Desa Subaya, Kintamani. “Penyeldiikan kami berlanjut di Bangli, Karangasem dan Buleleng. Kami akui keberadaan pelaku cukup licin karena sudah pengalaman (residivis),”ungkap perwira asal Kerobokan, Badung tersebut.

Penyisiran petugas pun membuahkan hasil, pria 28 tahun itu akhirnya berhasil ditemukan dipersembunyiannya di
di hutan wilayah Nyerebeh, Kintamani, Bangli, Senin (17/8/2020) malam.

Baca juga :  Pasien Covid-19 Meninggal Asal Bangli Bertambah

Dari hasil interogasi, tersangka mengakui mencuri sepeda motor Jupiter DK 7735 ET di wilayah Kutuh, Kintamani pada Januari 2020, mencuri sepeda motor jenis Honda BeAT warna hitam DK 8711 SO di wilayah Rendang, Karangasem, mencuri sepeda motor Honda Vario warna merah muda tanpa plat di wilayah Penuktukan, Buleleng, mencuri ayam di wilayah Desa Kutuh, Kintamani, mencuri ayam di wilayah Banjar Batih, Desa Siakin dan mencuri ayam di wilayah Desa Blancan, Kintamani.

“Dari catatan kriminalitas, tersangka sebelumnya sempat di penjara karena kasus yang sama. Dia baru bebas akhir tahun 2019,” sambung Sulhadi.

Selain tersangka, ada barang bukti yang juga diamankan, yakni tiga unit sepeda motor hasil curian dan empat buah karung plastik. Dari pengakuan, tersangka ketagihan mencuri karena himpitan ekonomi. Apalagi setelah bebas dari penjara, dirinya tak memiliki pekerjaan. “Untuk yang kendaraan, dia memanfaatkan kendaraan yang kunci kontaknya masih nyantol. Ini memang menjadi keteledoran korban selaku pemilik kendaraan, terkadang karena merasa berada di desa dikiranya aman-aman saja. Makanya dengan gampang tak mencabut kunci kontak. Padahal kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja di kala ada kesempatan,” jelasnya.

Baca juga :  Meriahkan Hari Bhayangkara, Polres Bangli “Ngayah” di Pura Hyang Ukir

Terhadap tersangka disangkakan Pasal 362 KUHP ancaman hukuman paling lama 5 (lima) tahun penjara. “Tersangka kami amankan di Mapolsek Kintamani untuk pengembangan selanjutnya,” pungkasnya. (128)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini