Sidak Toko dan Warung, Petugas Temukan Ini

0
5
Picsart 08 18 05.32.21
OBAT DAN JAMU - Sidak yang dilakukan Dinas Koperindag ke sejumlah toko dan warung di Melaya dan ditemukan masih menjual obat dan jamu berbahaya yang dilarang BPOM.

Negara, DenPost

Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Koperindag Jembrana, Selasa (18/8/2020), melakukan sidak ke toko dan warung di kecamatan Melaya. Dari sidak ini, petugas menemukan toko dan warung masih menjual obat dan jamu berbahaya yang dilarang BPOM.

Di beberapa toko dan warung di Desa Tukadaya dan Tuwed, Kecamatan Melaya petugas menemukan obat dan jamu berbahaya, seperti obat sakit gigi hingga rheumatik dan jamu kuat pria yang dilarang untuk dikonsumsi oleh
BPOM karena mengandung bahan kimia obat/BKO.

Baca juga :  Belasan PMI di Jembrana Jalani Swab Test

Obat dan jamu ini, jika dikonsumsi bisa mengakibatkan gangguan kesehatan hingga kematian. Selain obat dan jamu berbahaya, petugas bahkan menemukan minuman beralkohol dijual tanpa ijin.

Terkait temuan ini, Kepala Dinas Koperindag Jembrana, I Komang Agus Adinata, mengaku akan lebih mengintensifkan pengawasan dan sosialisasi kepada pemilik toko dan warung. “Ini akan menjadi atensi kami untuk berupaya semaksimal mungkin untuk lebih menggencarkan lagi sidak dan pengawasan. Pertama melakukan pengawasan yang kedua tentu sosialisasi tentang barang-barang yang dilarang beredar oleh Balai POM dan membahayakan kesehatan manusia jika barang tersebut dikonsumsi,” kata Adinata.

Baca juga :  Abrasi di Pesisir Pantai Jineng Agung Makin Parah

Di beberapa toko dan swalayan di Melaya, petugas juga masih menemukan pewarna tekstil yang dijual bebas. Bahkan petugas masih menemukan adanya makanan dan minuman kedaluarsa masih dijual pedagang. Jika pedagang nantinya tetap membandel menjual obat/jamu dan berbahaya, dinas akan berkoordinasi dengan BPOM dan aparat terkait untuk melakukan penindakan lebih lanjut. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini