Di Denpasar, Perwira TNI Meninggal Akibat Covid-19

0
19
Picsart 08 18 06.53.08
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Denpasar, DenPost

Kota Denpasar, kembali menambah daftar pasien meninggal akibat Covid-19, Selasa (18/8/2020). Pasien tersebut, diketahui seorang laki-laki (52 tahun) yang merupakan seorang Perwira TNI dari Kelurahan Dauh Puri, Denpasar Barat, dengan penyakit bawaan hipertensi dan diabetes militus.

Saat ini, jenazah pasien tersebut sudah dikuburkan di Kuburan Kampung Wanasari (Kampung Jawa) Denpasar, pada pukul 10.00 Wita, dengan pemakaman protokol Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, mengatakan saat ini penambahan kasus di Kota Denpasar dalam sehari sebanyak 7 orang, dengan pasien sembuh sebanyak 2 orang. Namun, salah satu pasien yang dirawat di RSUP Sanglah dinyatakan meninggal dunia, setelah dari hasil swab test dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga :  Di Bali, Positif Corona Bertambah Tiga Orang

Menurut Dewa Rai, pasien yang meninggal berasal dari Kelurahan Dauh Puri, seorang laki-laki (52 tahun). Laki-laki tersebut, awalnya diketahui mengalami keluhan demam tinggi pada, 28 Juli 2020, dan dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan pemeriksaan. “Saat itu juga laki-laki ini dilakukan swab test karena gejalanya mengarah ke Covid-19. Sebelum hasil keluar, laki-laki ini masih diberikan rawat jalan,” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Pedagang Terpapar di Pemecutan, Satu Keluarga Isolasi Mandiri

Pasien tersebut dinyatakan positif, setelah hasil swab keluar pada, 29 Juli 2020, dan baru dijemput pada, 31 Juli 2020, untuk dirawat di RSUP Sanglah. Setelah dilakukan perawatan selama 17 hari, pasien tersebut kondisinya melemah dan dinyatakan meninggal pada, 17 Agustus 2020 pukul 02.00 Wita, di RSUP Sanglah. Saat ini jenazah laki-laki tersebut sudah dikuburkan di kuburan Kampung Wanasari.

Sementara untuk penambahan kasus di Kota Denpasar sebanyak 7 kasus dari transmisi lokal. Sedangkan kesembuhan hanya 2 orang. Untuk kasus positif berasal dari Desa Tegal Kertha (laki-laki 43 tahun), Desa Padangsambian Kaja (laki-laki usia 48 tahun), Kelurahan Padangsambian (laki-laki usia 64 tahun), Desa Kesiman Kertalangu (perempuan usia 27 tahun), Kelurahan Tonja (laki-laki 32 tahun dan perempuan 33 tahun) dan Desa Pemogan (perempuan usia 22 tahun).

Baca juga :  Akses Masuk Bali Dituding Longgar, Begini Kata Rentin

Untuk akumulasi kasus positif di Kota Denpasar tercatat sebanyak 1.474 kasus. Sementara jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar sebanyak 1.372 (93,08 persen), meninggal 15 orang (1,02 persen) dan pasien masih dalam perawatan sebanyak 87 orang (5,90 persen). (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini