Pencairan BLT di Padang Bai, Satu Warga Keluhkan Habis untuk Sekolah Online

0
13
Picsart 08 21 04.04.07
BLT - Salah seorang penerima BLT di Padang Bai, Wayan Narwi.

Amlapura, DenPost

Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P. Batubara, Jumat (21/8/2020) siang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karangasem. Bertandang ke Kantor Pos Cabang Padang Bai, Juliari melakukan pengawasan langsung pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap 4 dan 5 pada 61 penerima di Desa Padang Bai, Kecamatan Manggis, Karangasem. Salah satu penerima, asal Dusun Sidakarya, Desa Padang Bai, Wayan Narwi (55) dalam dialog singkatnya bersama Mensos, mengeluhkan beratnya kehidupan pasca covid-19. Khususnya biaya sekolah online yang amat membebaninya.

“Pakai beli kuota pak Menteri, belum lagi bayar SPP, ” celetuk Narwi pada Mensos Juliari. Diwawancarai usai penerimaan, Narwi mengaku BLT 600 ribu yang diterimanya, masih belum cukup biaya sekolah dua anaknya. “Saya seorang janda, menghidupi 2 anak sekolah. Satu SMK per bulannya harus membayar SPP sebesar Rp 275 ribu. Satunya lagi SMA harus membayar SPP Rp 70 ribu. Ditambah sekarang sekolah online, paling tidak sebulan untuk mereka berdua belajar saya menghabiskan uang biaya kuota hampir Rp 500 ribu,” keluhnya.

Baca juga :  Lawar Daun ‘’Jepun’’ Penaban Dipercaya Sembuhkan Luka Dalam 

Membengkaknya biaya sekolah untuk kuota internet, tak sebanding dengan penghasilan Narwi yang bekerja sebagai buruh serabutan. Pasca-Pandemi Covid-19, penghasilannya sebagai tenaga pembantu rumah tangga bagi warga sekitar yang membutuhkan biasanya berkisar Rp 100 hingga-150 ribu. “Tapi sejak pandemi covid-19 penghasilan saya hanya maksimal Rp 50 ribu per bulan. Saya sendiri menghidupi 2 anak saya. Karena sejak tahun 2015 lalu suami saya sudah meninggal,” ungkapnya. Mencukupi kebutuhan sekolah dan sehari-hari, Narwi kadang harus berutang ke tetangga sekitar. “Ya, kalau dapat kerja atau bantuan baru bayar. Yang penting anak bisa tetap sekolah,” ungkapnya.

Baca juga :  Sehari, Karangasem Tambah 20 Kasus Transmisi Lokal

Narwi adalah satu dari 6.100 keluarga di Karangasem yang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Pencairan telah dilakukan pada tahap ke-5 dengan penerimaan Rp 300 ribu tiap bulannya. “Jangan dilihat sedikit-banyak ya. Namun lihat bagaimana pemerintah berupaya untuk tetap memberikan perhatian pada masyarakat di tengah pandemi,” pungkasnya. (yun)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini