KPU Badung Temukan 48 Ribu Data TMS Saat Coklit

0
6
Picsart 08 21 04.49.06
PETUGAS - Petugas KPU Badung saat melakukan pencoklitan beberapa minggu lalu.

Mangupura, DenPost

Tugas KPU Badung dalam pencocokan dan penelitian (coklit) untuk Pilkada Badung telah rampung dilakukan. Kini KPU Badung melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) tengah menyusun data coklit guna dijadikan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Rencananya  DPS tersebut akan ditetapkan  pada awal September mendatang.

Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta, yang dihubungi pada Jumat (21/8/2020) mengungkapkan, jumlah pemilih yang dicoklit sudah 100 persen. “Kami sudah mencoklit jumlah pemilih sebanyak 402.995 sesuai dengan jumlah pemilih yang diturunkan, dan itu artinya tugas pencoklitan rampung 100 persen ,” ungkapnya.

Baca juga :  Sampah Penuhi Pantai Muaya, Jimbaran

Lebih lanjut  Semara Cipta mengatakan, ditemukan data yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Data TMS ini kemudian dicoret. “Ada data TMS yang dicoret mencapai 48 ribu pemilih,” terang pejabat asal Desa Darmasaba tersebut.

Penyebab data TMS, lanjut Semara Cipta, ada beberapa faktor. Mulai dari yang bersangkutan sudah meninggal, data ganda, yang bersangkutan masih di bawah umur dan pindah domisili. Kemudian yang bersangkutan merupakan anggota TNI atau Polri, hilang ingatan, hak pilihnya dicabut, hingga bukan penduduk Badung. (115)

Baca juga :  Selain Corona, "Virus" ini Juga Hantui Watersport Tanjung Benoa

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini