Eksekusi Tanah Tegalan di Ubud Dijaga Ketat Aparat

0
5
Eksekusi Tanah Tegalan di Ubud Dijaga Ketat Aparat
EKSEKUSI - Eksekusi tanah tegalan di Tegal Jambangan, Ubud, Gianyar, Senin (24/8/2020) dijaga ketat aparat Polres Gianyar dan TNI.

Gianyar, DenPost

Proses eksekusi tanah tegalan di Tegal Jambangan, Ubud, Gianyar, Senin (24/8/2020) dijaga ketat aparat Polres Gianyar dan juga pihak TNI. Sekitar 50 personel kepolisian dari Polsek Ubud dan Polres Gianyar berjaga-jaga di areal tanah yang akan dieksekusi. Para personel ini disiapkan untuk mengantisipasi gesekan dalam eksekusi lahan seluas 20 are yang dilakukan Pengadilan Negeri Gianyar.

Pihak pemohon eksekusi yakni Tjokorda Raka Kertyasa, selaku pengempon Pura Taman Kemuda Saraswati. Sementara pihak tereksekusi,  I Made Geliling. Dalam putusan pengadilan, tanah seluas 20 are yang sebelumnya dikelola oleh I Made Geliling secara sah merupakan milik Pura Taman Kemuda Saraswati.

Baca juga :  Ditolak Tiga RS, Pasien DB Akhirnya Dirawat di RS Payangan

Di areal tanah eksekusi tidak ada pembongkaran bangunan, seperti eksekusi lahan di Tegal Jabangan beberapa tahun lalu. Lahan eksekusi tersebut berupa tegalan yang berisikan banyak tanaman dan eksekutor tidak menyentuh satu pun tanaman tersebut.

Panitera PN Gianyar, I Wayan Puja Artawa, mengatakan, dalam anmaning beberapa hari lalu, pihak PN  telah memberikan pertimbangan agar pihak tereksekusi memindahkan hal-hal pribadi di kawasan lahan tersebut. Namun karena yang bersangkutan tidak mengindahkan, sehingga eksekusi ini diawasi oleh pihak keamanan. Bahkan pihak tereksekusi tidak hadir, dan tidak ada pertanyaan, sehingga menurut puja Artawa eksekusi lahan sudah boleh dilakukan.

Baca juga :  Restoran Terbakar, Kerugian Sekitar Rp2,5 Miliar

Kapolsek Ubud, AKP I Gede Sudyatmaja, mengatakan pihaknya turun ke lapangan untuk melakukan penjagaan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Eksekusi berjalan kondusif. “Lahan yang dieksekusi 20 are, tidak ada bangunan, hanya berupa tegalan. Demi mengantisipasi hal tak diinginkan, ada 50 personel yang diturunkan untuk berjaga-jaga,” katanya.

Pihak tereksekusi yang diwakilkan I Nyoman Suparsa selaku anak I Made Geliling, datang saat eksekusi telah berakhir. Dia pun tidak bisa berbuat banyak, karena saat itu pihak PN Gianyar telah meninggalkan lokasi. Saat ditanya apa yang akan dilakukan usai eksekusi ini, Suparsa mengatakan akan menyerahkan kepada kuasa hukumnya. (116)

Baca juga :  Perahu Terbalik, Satu Korban Hilang

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini