Hadapi Pukulan Berat, UMKM di Denpasar Diajak Lakukan Ini

0
4
Erwin Suryadarma Sena

Sanur Kauh, DenPost

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menghadapi pukulan berat di masa pendemi covid-19 ini. Banyak usaha besar maupun pariwisata tutup sehingga berdampak pada daya beli masyarakat ikut turun. ”Dunia usaha paling terpukul di masa pandemi virus corona adalah usaha mikro kecil menengah. Wabah virus corona ini tidak hanya melanda Kota Denpasar, melainkan seluruh Indonesia, bahkan dunia sehingga melumpuhkan semua sektor perekonomian,’’ kata Kadis Koperasi UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, Selasa (25/08/2020).

 

Baca juga :  Terangkum Dalam Lontar dan Weda, Peneduh Jagat Hanya Dilakukan Ketika Darurat

Erwin mengajak pelaku UMKM mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan inovasi produk. Dikatakanya, pelaku UMKM yang bisa memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produknya, dia yang akan bertahan. “Kalau pelaku UMKM masih gagap teknologi (gaptek), dia  akan ditinggal oleh pembeli. Karena di era tenologi maju ini pemasaran produk yang dijual harus dilakukan secara online (daring). Pemerintah sudah melakukan beberapa inisiatif menguatkan dan modernisasi UMKM di Denpasar untuk melakukan perbaikan ekosistem kemudahan usaha yang bisa mengakses pasar lebih luas. Pembiyaan dan pengembangan kapasitas usaha seluas-luasnya juga dibantu,’’ terangnya.

Baca juga :  Ciptakan Pariwisata Aman di Masa Pandemi, Dispar Denpasar Terapkan Ini

Erwin menjelaskan, UMKM yang beroperasi sebelum wabah virus corona melanda Kota Denpasar sebanyak 32.000 lebih. Sekarang banyak yang tutup karena sepi pembeli dan juga permodalan. Selaku pembina UMKM, UKM dan koperasi, Erwin mengaku sudah mengeluarkan surat edaran agar bisa bertahan dalam suasana yang tidak menentu ini. ”Kami kontinyu turun ke lapangan memberikan edukasi kepada pelaku UMKM agar tetap mengikuti protokol kesehatan. Karena penyebaran virus corona tidak mengenal tempat dan waktu sehingga pelaku UMKM saat melayani pembeli harus tetap waspada,’’ pungkas Erwin. (103)

Baca juga :  Difabel Juga Ikut Donor Darah

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini