Bawaslu Telusuri Video Dukungan Kadus dan Kaling Kepada Bacalon

0
5
Bawaslu Telusuri Video Dukungan Kadus dan Kaling Kepada Bacalon
Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Mulyawan

Negara, DenPost

Sebuah video dan unggahan kegiatan kepala dusun (kadus) dan kepala lingkungan (kaling) yang menunjukkan dukungan kepada salah satu pasangan bakal calon di Jembrana beredar di media sosial. Padahal di KPU Jembrana, Selasa (25/8/2020) belum ada pendaftaran bacalon bupati dan wakil bupati.

Kondisi ini menimbulkan polemik di masyarakat.
Pihak Bawaslu menyikapi hal ini dengan melakukan penelusuran dan investigasi. Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Mulyawan, memperingatkan agar kadus dan kaling menjaga netralitas sehingga situasi kondusif.
Pande mengakui memang ada beredar video dukungan bakal pasangan calon oleh kadus dan kaling. “Kami masih lakukan penelusuran dan investigasi. Itu dibuat oleh siapa dan siapa yang menyebarkan. Kami masih mengidentifikasi apakah akun itu milik yang bersangkutan. Bisa terjadi proses editing menyelidiki keasliannya dan penelusuran. Tapi saya peringatkan kadus dan kaling tidak melakukan tindakan dukungan terhadap bacalon,” katanya.

Baca juga :  Jelang Pilkada 2020, KPU Denpasar Datangi SLB Negeri 2

Lebih lanjut dikatakan, Bawaslu akan melakukan kajian. Sementara dari  UU Desa disebutkan bahwa dalam pilkada, ada larangan atau tidak dibenarkan merugikan salah satu pihak atau beberapa masyarakat.

Pande juga mengimbau agar kadus dan kaling juga PNS atau ASN menjaga netralitas. “Kami juga lakukan langkah-langkah cegah dini. Tugas kita saat ini mengingatkan pihak yang berpotensi melakukan dukungan baik itu kalangan ASN atau perangkat desa,” jelasnya.

Baca juga :  Pendaftaran Tinggal Menghitung Hari, Rekomendasi Kedua Pasang Calon Belum Turun

Dikatakan pula, jajaran panwaslu kecamatan se-Kabupaten Jembrana, Senin (25/8/2020) juga sudah bergerak ke masing-masing kantor desa/kelurahan melaksanakan kewajiban pengawasan yaitu berkoordinasi dengan lurah/perbekel di desa masing-masing. Ini dilakukan dalam rangka cegah dini potensi pelanggaran jelang tahapan pencalonan Pilkada Jembrana Tahun 2020. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini