Karena Ini, Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kuta “Diserbu” Masyarakat

0
8
Picsart 08 25 06.20.51
DATANGI BPJS - Warga yang sempat ramai-ramai mendatangi Kantor BPJS yang berlokasi di Jalan Raya Kuta.

Kuta, DenPost

Diduga karena adanya informasi pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang rencananya dicairkan, 25 Agustus 2020, Kantor BPJS Ketenagakerjaan yang berada di wilayah Kuta “diserbu” masyarakat.

Masyarakat sudah berkumpul sejak pagi dengan tertib dan menggunakan masker. Namun, karena banyaknya warga pola phsical distancing tidak bisa diterapkan dengan baik.

Menurut informasi warga yang melintas di sana, masyarakat yang hendak mencairkan dana BSU tersebut sudah berdatangan sejak pagi buta. “Memang sejak pagi sudah terlihat padat animo masyarakat. Saya sempat melewati tempat itu pukul 05.30 Wita, untuk ke pasar. Saya kira kerumunan itu karena ada tabrakan, tapi ternyata itu antrian masyarakat untuk mendapatkan nomor atrian,” ujar salah seorang masyarakat Kuta, Gusti Made Suardita.

Baca juga :  Warga Tak Diterima di Poltekpar, Prajuru Desa Adat Se-Kelurahan Benoa Lakukan Ini

Antrean panjang yang terjadi bahkan sempat meluber hingga ke badan jalan. Namun, menjelang siang sekitar pukul 10.00 Wita, warga mulai membubarkan diri dan kerumunan perlahan menghilang.

Petugas scurity juga tampak berjaga di depan kantor tersebut, untuk melakukan cek suhu dan mengarahkan pengunjung melakukan cuci tangan dengan fasilitas yang telah disiapkan. Sayangnya, pihak BPJS belum bisa diminta konfirmasi terkait hal ini. Beberapa kali nomor telepon Kantor BPJS itu dihubungi, belum ada pihak yang bisa dimintai komentar.

Baca juga :  Diduga Sakit, Seorang Pemuda Tewas di Kamar Kos

Membeludaknya masyarakat ke kantor ini, diduga dipicu rencana jadwal cairnya BSU untuk 15,7 juta pekerja senilai Rp600 ribu. Namun, berdasarkan informasi di beberapa situs media yang beredar pencairan dana yang bersumber dari pusat tersebut ditunda sementara, karena adanya pengecekan kembali terhadap data yang diserahkan BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).
Hingga siang kemarin, pantauan di lokasi tidak lagi terjadi kerumunan. (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini