Klungkung Fokus Pulihkan Sektor Ekonomi, Festival Dianggarkan Lagi

0
4
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta

Semarapura, DenPost

Pemkab Klungkung nampak tidak ingin muluk-muluk dalam membuat kegiatan atau program pada tahun 2021. Sesuai rancangan KUA dan PPAS Tahun 2021,  pemkab akan fokus pada pemulihan sektor ekonomi. Termasuk ‘mengembalikan’ program-program yang sempat tertunda karena refocusing anggaran di 2020 akibat dampak pandemi covid-19.  Seperti membangun mall pelayanan publik, dan tetap mengadakan festival di Nusa Penida dan Klungkung daratan.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, seusai menghadiri paripurna yang mengagendakan penyampaikan rancangan KUA-PPAS tahun 2021 di gedung DPRD,  Selasa (25/8/2020) mengatakan, dalam menyusun rancangan anggaran tahun 2021 pihaknya berusaha lebih optimis. Pendapatan daerah dari Pajak Hotel dan Restauran (PHR) yang sempat terpuruk di 2020 kembali dimasukkan dengan harapan sektor pariwisata bisa bangkit tahun depan.

Baca juga :  Pasangan Duda-Janda Pakai SS Gara-gara ‘’Broken Home’’

Meski demikian, dengan pertimbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menurun, dan juga ‘suntikan’ dana dari pusat yang dipastikan menyusut, Suwirta tak membuat perencanaan muluk-muluk di  tahun 2021. Semua dikatakan ditarget seperti tahun anggaran 2020.

“Secara keseluruhan kita buat asumsi pendapatan kita baik Dana Alokasi Umum (DAU), dana perimbangan dan dana-dana lain dari pusat akan mengalami penurunan. Karena pendapatan mengalami penurunan, akhirnya belanja juga begitu,” jelasnya.

Namun di tengah kondisi pendapatan yang menurun, pihaknya memastikan sektor kesehatan dan pendidikan, serta pemulihan ekonomi tetap menjadi prioritas. Demikian juga dengan pengentasan kemiskinan. Bila di tahun 2020 program pengentasan kemiskinan melalui rehab dan bedah rumah yang didanai APBD ditunda, maka di 2021 akan dianggarkan kembali. Hanya saja tidak melalui APBD melainkan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD).

Baca juga :  Dapat Asimilasi Corona, Residivis Malah Mencuri Kain

Sementara untuk pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi, Suwirta mengoptimalkan program padat karya. Ditambah lagi dengan inovasi wirausaha baru. Sedangkan di sektor pariwisata dikatakan tak ada persoalan, lantaran hanya perlu menunggu kepastian terkait pembukaan destinasi wisata saja.

Tak hanya itu, pada 2021 Suwirta juga berjuang agar rencana pembangunan mall pelayanan publik yang sempat tertunda di 2020 bisa direalisasikan. Menurut Suwirta, proyek ini menjadi salah satu skala prioritas yang masuk dalam rancangan KUA-PPAS. Meskipun anggaran yang sebelumnya dipasang mencapai Rp 70 Miliar, kini hanya dianggarkan sekitar Rp 31 Miliar.

Baca juga :  Pihak Keluarga Khawatirkan Januartika di Kapal Pesiar

“Untuk Festival kita tetap rancang nanti. Tapi melihat situasi juga karena pandemi covid-19 apakah nanti konsepnya dibuat berbeda,” katanya. Hal yang tak kalah penting, bagi para ASN, Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sempat dipangkas hingga 50 persen, pada 2021 anggaranya akan dipulihkan sehingga sama seperti tahun 2020.  “Pada tahun 2021 mendatang, belanja pegawai khususnya TPP ASN dirancang tetap seperti induk tahun anggaran 2020. Sebagaimana amanat surat menteri dalam negeri perihal persetujuan pemberian TPP bagi ASN yang sudah tentu dalam pembahasan rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2021 kami mintakan persetujuan DPRD,” katanya.  (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini