Kemarau, Warga Ban Mulai Kesulitan Air Bersih

0
7
Kemarau, Warga Ban Mulai Kesulitan air Bersih
KEMARAU – Memasuki musim kemarau, beberapa wilayah di Karangasem mulai mengalami krisis air bersih.

Amlapura, DenPost

Memasuki musim kemarau, beberapa wilayah di Kabupaten Karangasem mulai mengalami krisis air bersih. Salah satunya di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Belasan ribu warga kini kesulitan air bersih, dan terpaksa membeli walau dalam keadaan ekonomi yang kurang mampu.

Salah satu warga, I Wayan Potag, saat diwawancarai beberapa waktu lalu menuturkan, kondisi ini telah terjadi sejak akhir Juli lalu. “Jumlahnya ribuan di beberapa banjar dinas. Rata-rata masyarakat yang kesulitan air bersih perekonomiannya menengah ke bawah,” ungkap mantan Perbekel Ban ini.

Baca juga :  Banyak Kebocoran di KMP Dharma Rucitra III, Penyelamat Kerahkan 500 Unit Drum

Potag menambahkan, untuk mengisi cubang yang kering, warga biasanya patungan membeli air. Harga 5 meter kubik air di medan yang mudah dijangkau kisaran Rp 150-200 ribu. Sedangkan untuk medan yang sulit bisa mencapai Rp 300 hingga 400 ribu. Itu pun airnya hanya cukup dipakai beberapa hari. Melihat kondisi ini, Potag berharap ada bantuan dari pemerintah untuk dapat meringankan beban warga. “Apalagi jika ada upakara agama, kebutuhan air akan meningkat. Kami berharap bantuan pemerintah,” ucap Potag.

Baca juga :  Senderan di Jalan Selat-Rendang Amblas

Dimintai konfirmasi terkait masalah itu, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengakui memang beberapa wilayah di Karangasem telah terdampak krisis air bersih. Namun pihaknya tak dapat berbuat banyak. Sebab, anggaran air bersih sekitar 80 persen telah dialihkan untuk penanganan covid-19. (yun)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini