Terbengkalai, Lahan Eks RSUD Bangli Segera Dimanfaatkan

0
4
Terbengkalai, Lahan Eks RSUD Bangli Segera Dimanfaatkan
TERBENGKALAI - Kondisi gedung eks RSUD Bangli yang terbengkalai. DenPost/ist

Bangli, DenPost

Lama terbengkalai, bekas gedung RSUD Bangli kondisinya sungguh memprihatinkan. Bangunan terlihat sudah lapuk dan tak layak pakai. Satu-satunya cara agar lokasi tersebut bisa berguna adalah dengan membongkar total kemudian lahannya dimanfaatkan. Hal ini konon sudah menjadi perhatian Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Menurut informasi, Gubernur akan memanfaatkan aset tanah Pemprov Bali itu untuk pembangunan gedung Seketariat Majelis Madya Desa Adat (MMDA), Kabupaten Bangli. Direncanakan, peletakan batu pertama (nasarin awal) pembangunan akan dlaksanakan pertengahan September tahun ini.

Baca juga :  Hasil Swab 276 Warga Serokadan Negatif

Ketua  MMDA Bangli, I Ketut Kayana, saat dihubungi pada Rabu (26/8/2020) membenarkan adanya rencana pembangunan seketariat MMDA oleh Gubernur Bali. Dikatakannya, sekretariat MMDA rencananya akan dibangun di lahan bekas RSUD Bangli di Jalan Kesumayuda. Diakui Kayana, sebelumnya memang kesulitan mencari tanah untuk membangun seketariat. Kalau pun ada tanah aset Provinsi,  itu lokasinya terlalu di pinggiran. “Sekarang Pemprov Bali mengizinkan aset yang sebelumnya merupakan gedung RSUD Bangli dimanfaatkan untuk seketariat MMDA Bangli. Kami berharap agar pembangunan ini segera direalisasikan, karena memang merupakan kebutuhan yang sangat mendesak,” harap Bendesa Adat Sala ini.

Baca juga :  Pakai Sabu, Satpam Hotel Ditahan

Menurut Kayana,  memiliki gedung sekretariat merupakan mimpinya sejak 15 tahun. Kalau sebelumnya, saat dirinya menjadi pejabat di Pemkab Bangli, di mana dia ditugaskan di sanalah, dijadikan seketariat untuk pertemuan dengan pengurus MMDA yang saat itu dinakhodai  Made Ridjasa. “Dulu di mana saya ditugaskan oleh bupati di sanalah kita pinjam tempat untuk rembug. Jadi,  dengan wacana Gubernur Bali tentu kami ucapkan banyak terima kasih pada beliau,” pungkasnya. (128)

Baca juga :  Pasokan Terbatas, Harga Dua Komoditi Ini Melambung

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini