Puluhan Pelamar Nakes di RSUD Klungkung ‘’Rontok’’

0
3
Puluhan Pelamar Nakes di RSUD Klungkung ‘’Rontok’’
TES - Pelaksanaan tes tulis rekrutmen tenaga kontrak RSUD Klungkung yang dilangsungkan di SMA Negeri 1 Semarapura, Kamis (27/82020).

Semarapura, DenPost

Ratusan pelamar tenaga kontrak  RSUD Klungkung yang lolos tahap administrasi mengikuti tes tulis di SMA Negeri 1 Semarapura, Kamis (27/8/2020). Dari 144 pelamar yang mengikuti tes tulis, ternyata 50 orang rontok alias tidak lolos. Mereka yang tak lolos ini ada karena absen dan nilainya tidak memenuhi standar yang ditetapkan. Bahkan untuk  formasi tenaga pendukung sebagian besar rontok.

Humas RSUD Klungkung Gusti Putu Widiyasa mengungkapkan total pelamar formasi perawat yang mengikuti tes tulis sebanyak 63. Namun yang lulus tes  sebanyak 46 orang. Untuk formasi tenaga pendukung pelayanan, jumlah pelamarnya mencapai 81. Saat tes tulis, hampir sebagian dinyatakan gugur. Sedangkan yang lulus hanya 48 pelamar.

Baca juga :  Klungkung Siagakan Puskesmas di Nusa Penida dan Siapkan Masker N95

“Peserta yang tidak lulus, ada karena memang tidak hadir saat tes, ada pula karena nilainya yang tidak memenuhi standar,” tegas Gusti Widiyasa.

Menurut  dia,  standar nilai yang ditetapkan untuk tes tulis 6.0. Tapi ada peserta yang tidak hadir saat tes di formasi perawat dan enam orang pelamar formasi tenaga pendukung. Bagi peserta yang dinyatakan lulus dalam tes tulis ini secara otomatis dapat melaju ke tahap seleksi berikutnya. Tes wawancara dilangsungkan Jumat (28/8/2020) di aula RSUD Klungkung mulai pukul 08.00.

Baca juga :  Hasil Rapid Test Mengarah Positif, Satu ODP Diisolasi Mandiri

“Saat tes, peserta wajib membawa kartu peserta. Jika tidak membawa kartu peserta, maka tidak diperkenankan mengikuti wawancara atau gugur. Selain itu peserta harus membawa alat tulis,” papar Widiyasa.

Diberitakan sebelumnya, pendaftaran rekrutmen tenaga kontrak RSUD Klungkung dilangsungkan selama tiga hari mulai 24 sampai 26 Agustus 2020. RSUD Klungkung membuka dua formasi tenaga kontrak yakni perawat dan tenaga pendukung untuk melayani pasien di ruang isolasi covid -19. Jumlah tenaga perawat yang dibutuhkan sebanyak 30 dan tenaga pendukung sebanyak 10. Mereka meliputi petugas administrasi seorang, petugas porter empat orang, cleaning service dua orang, serta petugas pemulasaran jenazah tiga orang. (wia)

Baca juga :  Bawa SS, Pengedar Narkoba Ditangkap di SPBU

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini