Giriasa Berpeluang Lawan Kotak Kosong Jika Ini yang Terjadi

0
5
Picsart 08 28 04.14.36
BAKAL CALON - Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa (Giriasa) usai menerima rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan Badung.

Mangupura, DenPost

Seperti yang sudah diprediksi banyak pihak, pasangan I Nyoman Giri Prasta- I Ketut Suiasa (Giriasa) akhirnya memperoleh rekomendasi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Jumat (28/8/2020), Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri resmi menunjuk Giriasa sebagai pasangan calon yang akan melenggang pada Pilkada Serentak 2020.

Tapi, di kubu Koalisi Rakyat Badung Bangkit (KRBB), bakal calon Bupati dan Wakil Bupati, I Gusti Ngurah Agung Diatmika- Wayan Muntra hingga saat ini belum juga muncul kabar rekomendasi turun dari Partai Golkar Badung yang notabene akan mengusung paket tersebut. Bahkan terdengar kabar, rekomendasi tidak turun ke paket tersebut lantaran Pengurus Golkar Pusat memilih mendukung pasangan Giriasa.

Hal ini cukup mempengaruhi peta politik Pilkada Badung pada 9 Desember 2020 mendatang. Beberapa pihak mulai memprediksi jika pasangan calon dari koalisi partai penantang tak kunjung keluar, peluang Giriasa melawan kotak kosong cukup besar. Pasalnya, kekuatan KRBB otomatis gembos jika Golkar memilih hengkang dari koalisi bersama Nasdem dan Gerindra tersebut, mengingat hanya menyisakan dukungan 3 kursi milik Nasdem dan Gerindra. Sementara syarat untuk mendukung calon dari partai minimal memiliki 8 kursi di DPRD. Sedangkan pencalonan lewat jalur independen sudah tidak memungkinkan, karena pendaftaran untuk calon independen sudah ditutup.

Baca juga :  966 WNA Tingkok Ajukan Izin Tinggal Terpaksa di Bali

Ketua KRBB, AA Tri Candra Arka, mengaku sudah mendengar kasak-kusuk itu. Karenanya dia tak banyak memberikan tanggapan. “Tyang (saya) juga mendengar seperti nika, tapi yang jelas KRBB sudah berproses dari bawah, sekarang tinggal DPP,” katanya.

“KRBB wait and see manten dumun. Menunggu secara fisik rekomendasi,” imbuh Gung Cok.

Menurut Gung Cok, rekomendasi dari Nasdem sudah turun terlebih dulu pada Senin (24/8/2020) lalu. Tinggal rekomendasi dari Golkar dan Gerindra saja yang belum. “Rekomendasi dari Golkar dan Gerindra masih berproses,” katanya.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Badung, I Ketut Sugiana pun menegaskan rekomendasi dari partainya masih berproses saat ini. Mengenai kapan ada keputusan final, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada partai. “Yang jelas masih berproses,” katanya ketika dimintai konfirmasi secara terpisah.

Baca juga :  Jelang Pilkada 2020, KPU Denpasar Datangi SLB Negeri 2

Diminta tanggapannya mengenai isu bahwa Golkar bakal merapat ke PDI Perjuangan untuk memenangkan pasangan Giriasa, mantan anggota DPRD Badung itu menegaskan bila isu tak perlu untuk ditanggapi. “Saya juga sudah mendengar isu itu, tapi kan baru isu, jadi tidak perlu ditanggapi. Sekali lagi, untuk masalah rekomendasi kewenangan pusat dan saat ini masih berproses,” tegasnya.

Sementara usai menerima mandat bertarung pada Pilkada Badung, paket petahana, Giriasa berjanji akan mensejahterakan dan membahagiakan masyarakat Badung.
“Kami berterima kasih kepada Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan. Kami pasangan Giriasa selaku petugas partai yang nanti akan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Badung dan membuat masyarakat Badung menjadi bahagia,” janji Giri Prasta didampingi Suiasa usai menerima rekomendasi.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung ini, sejahtera dengan bahagia merupakan dua hal yang berbeda. “Berbeda antara bahagia dengan sejahtera. Sejahtera itu memenuhi akan kebutuhan tapi masih ketergantungan dengan yang lain, kalau bahagia terpenuhi semua dan rasa memiliki itu ada. Itulah tugas kami dan melanjutkan hal-hal yang perlu kami sempurnakan di Kabupaten Badung ke depan,” jelasnya.

Baca juga :  Sempat Ngungsi, Warga Songan Kembali ke Rumah

Menyikapi adanya kabar Partai Golkar merapat ke PDI Perjuangan, Giri Prasta mengatakan belum mengetahui perihal tersebut. Namun, politisi asal Desa Pelaga, Petang ini berharap Partai Golkar kembali mengusung paket Giriasa pada periode kedua. “Paket GiriAsa dulu memang diusung oleh Partai Golkar, kalau bicara harapan secara nurani saya sudah barang tentu seperti pepatah mengatakan rasa yang dulu pernah ada, jadi intinya kami berharap ini bisa kita dilakukan dengan baik, sehingga ke depan pun rekomendasi dari Partai Golkar bisa untuk pasangan GiriAsa,” ucapnya.

Namun demikian, Giri Prasta berharap setelah Pilkada Badung usai tidak ada lagi persaingan maupun konflik antara partai yang bertarung. “Setelah selesai Pilkada 9 Desember ayo kita sama-sama membangun Badung yang kita cintai,” ajaknya. (115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini