PWI Larang Anggota Bagikan Tautan di Sosmed, Ini Alasannya

0
7
Picsart 08 28 10.00.30
ORIENTASI - Ratusan wartawan mengikuti Orientasi dan Pelatihan PWI Bali, di Gedung PWI Bali, Jumat (28/8/2020).

Lumintang, DenPost

Adaptasi kerja pers terhadap perkembangan media sosial melahirkan sejumlah aturan baru. Salah satunya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melarang anggota membagikan tautan berita media siber ke sosial media, dengan akun pribadi.

Alasannya, ketika wartawan membagikan tautan berita media siber, pada saat itu juga karya tulis itu tidak tergolong produk pers. Dengan kata lain, apabila berita tersebut dipermasalahkan secara hukum, akan diselesaikan di ranah pidana umum.

Baca juga :  Polres Kirim Rantis ke Desa Besan Karena Ini

“Dalam hal ini, ada ketentuan dari Dewan Pers, kalau (berita media siber) di-share ke media sosial lewat akun pribadi, dia sudah menjadi media sosial. Bukan jadi produk jurnalistik, sehingga tidak bisa dimediasi oleh Dewan Pers,” ujar Ketua PWI Bali, IGMB. Dwikora Putra, dalam orientasi anggota dan Karya Latihan Wartawan, Jumat (28/8/2020) di Gedung PWI Bali.

Atas kebijakan Dewan Pers itu, dia mengingatkan wartawan, khususnya anggota PWI untuk mempertimbangkan dan hati-hati apabila ingin membagikan tautan. Sebagai solusi, dia mengatakan membagi tautan bisa melalui akun media itu.

Baca juga :  Desa Adat Tangani Covid-19, Begini Tanggapan Guru Besar Hukum Adat Bali

Dalam kesempatan itu, Dwikora menjabarkan bahwa program Kepengurusan PWI Bali periode 2020-2025 akan berbasis pendidikan. Salah satu bentuknya, setelah orientasi ini, PWI berencana menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Program lainnya yakni safari jurnalistik. Hingga saat ini, PWI telah menggelar enam kali UKW di Bali.

Dalam orientasi itu para peserta diberi pemahaman berkaitan kewartawanan. Meliputi Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Pedoman Berita Ramah Anak. Peserta juga diberikan informasi kode etik organisasi PWI yang harus dipatuhi. (106)

Baca juga :  Tiba di Bali, Pemkot Langsung Karantina 40 PMI Asal Denpasar

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini