Lima Kios di Desa Selat, Klungkung Ludes Terbakar

0
9
Picsart 08 30 08.52.11
TERBAKAR - Lima kios di Desa Selat, Klungkung terbakar, Minggu (30/8/2020) dini hari.

Semarapura, DenPost

Lima kios di Desa Selat, Kecamatan Klungkung ludes terbakar, Minggu (30/8/2020) sekitar pukul 01.10 Wita. Penyebab kebakaran diduga karena arus pendek (korsleting) dari salah satu kios tersebut. Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolsek Klungkung, Kompol Nyoman Suparta, mengatakan, kebakaran tersebut pertama kali diketahui Gusti Lanang Alit (70), warga Br. Jeroan yang rumahnya dekat dengan kios. Saat itu Gusti Alit yang sedang istirahat awalnya mendengar suara dentuman. Setelah dicek keluar rumah, ia kaget melihat kios yang ada didepan rumahnya sudah terbakar.

Baca juga :  Kubur Bangkai Babi, Distan Minta Desa Bantu Lahan

“Setelah melihat kejadian tersebut, saksi (Gusti Alit) kemudian pak Perbekel, Gusti Ngurah Adnyana yang kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Suparta.

Menurut Suparta, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 01.38 Wita. Dengan kekuatan empat armada kebakaran, petugas bersama warga kemudian memadamkan api yang semakin besar membakar kios tersebut. Termasuk petugas PLN yang langsung memutus aliran lisrik. Sedangkan api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 02.50 wita.

Baca juga :  Penumpang di Bandara Ngurah Rai,Domestik Menggeliat, Internasional belum Beranjak

Dari kejadian tersebut, lima kios yang dikelola Banjar Tengah tersebut telah ludes terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 Juta lebih. Apalagi kios yang terbakar tersebut tidak hanya menjual sembako namun juga tabung gas dan alat persembahyangan. Ada pula dipakai salon perawatan kecantikan. Sedangkan pihak polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran kios tersebut.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran arus pendek listrik. Anggota kami masih turun melakukan penyelidikan. Apalagi sampai saat ini kejadian belum dilaporkan kepada pihak kepolisian,” kata Suparta. (119)

Baca juga :  Diharap Segera Normalisasi Bali, Gubernur Koster Enggan Berambisi

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini