Dukung Pemulihan Pariwisata, Bandara Gelar Ini

0
5
Picsart 08 30 03.40.17
PERJALANAN AMAN - Kampanye perjalanan aman yang digelar bandara bersama komponen terkait lainnya.

Kuta, DenPost

Sejumlah instansi dan asosiasi pemangku kepentingan industri penerbangan dan pariwisata menyelenggarakan kampanye perjalanan aman bertajuk “Safe Travel Campaign”. Kampanye yang digelar, Jumat (28/8/2020) sampai Sabtu (29/8/2020), mengambil tempat di Bali, setelah sebelumnya para peserta kampanye berangkat dari Jakarta.

Inisiasi ini dihajat sejumlah instansi, di antaranya Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), maskapai penerbangan AirAsia Indonesia, PT Angkasa Pura II (Persero), serta PT Angkasa Pura I (Persero). Kegiatin ini bertujuan untuk meyakinkan masyarakat untuk kembali berwisata dengan aman, serta untuk memulihkan kembali sektor pariwisata dan perekonomian yang terdampak cukup parah akibat pandemi Covid-19.

Baca juga :  Jenazah Seorang Nenek Ditemukan di Sungai

Co. General Manager Commercial PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Rahmat Adil Indrawan, menyatakan optimisme terkait upaya pemulihan pariwisata Bali. “Memasuki paruh kedua tahun 2020, kita tengah menjalani era adaptasi kenormalan baru. Industri penerbangan dan pariwisata kini perlahan beradaptasi terhadap era baru ini. Perlahan, pergerakan penumpang dan pesawat udara mulai menggeliat,” ucapnya.

Sementara Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja, menambahkan kegiatan masyarakat tetap dapat dijalankan dengan mengindahkan penerapan protokol kesehatan. “Masyarakat perlu melakukan banyak penyesuaian dalam penghentian penyebaran virus ini, namun tetap dapat melakukan kegiatan perekonomian. Berbagai upaya telah dilakukan, supaya dapat mendorong masyarakat untuk tetap melakukan kegiatan produktif tapi di saat bersamaan, kita semua memiliki kesadaran dalam menghentikan penyebaran virus ini,” ujarnya.

Baca juga :  Hantam Kontainer, Kaki Mahasiswa Putus

Dalam rangkaian kegiatan kampanye ini, dihelat pula acara penandatanganan kesepakatan kerjasama antara INACA dengan PHRI. Kesepakatan ini kedepannya dimaksudkan sebagai payung dari para anggota asosiasi, baik dari sisi perusahaan maskapai penerbangan maupun dari sektor industri perhotelan dan restoran sebagai pemicu kerjasama secara business to business (B2B).

Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani, menyampaikan dua hal yang sangat mempengaruhi minat masyarakat untuk kembali berwisata ke Bali. “Melalui hal ini (penandatanganan kesepakatan kerjasama INACA dengan PHRI-red), ada dua hal yang kita dorong. Yang pertama adalah “affordability” atau masalah “pricing”, di mana harga yang menarik akan tidak akan memberatkan. Kedua adalah masalah kepercayaan, di mana orang akan percaya jika ke Bali itu aman,” ucapnya. (113)

Baca juga :  Dua Rumah warga Dalung Longsor

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini