Kecewa KRBB Buyar, Nasdem Belum Bersikap

0
6
Kecewa KRBB Buyar, Nasdem Belum Bersikap
REKOMENDASI - Nyoman Giri Prasata menerima rekomendasi dari DPP Golkar di Jakarta, Minggu (30/8/2020).

Mangupura, DenPost

Pascarekomendasi DPP Partai Golkar turun untuk memenangkan pasangan calon I Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa (Giriasa), DPD II Golkar Badung menyatakan siap mengamankan perintah DPD Partai Golkar untuk Pilkada Badung 9 Desember mendatang. Bahkan, Koalisi Rakyat Badung Bangkit (KRBB) yang sempat mengusulkan paket I Gusti Ngurah Agung Diatmika dan I Wayan Muntra (Diatmika-Muntra) akhirnya bubar sebelum bertarung.

Ketua DPC Nasdem Badung, Putu Gede Suyanta, saat dihubungi mengungkapkan kekecewaanya. Namun ia juga mengaku legowo atas keputusan yang diambil Partai Golkar. “Itu keputusan mereka, kami tidak mau mencampuri urusan internal Golkar,” terangnya. Meski kecewa, kata Suyanta, pihaknya mengaku belum menentukan sikap sambil menunggu instruksi dari pusat. “Kalau kita mendukung rekomendasi yang sudah turun (Diatmika-Muntra,red) itu kan tidak bisa karena syarat dukungan minimal tidak mencukupi. Untuk itu kita belum menentukan sikap pascarekomendasi Golkar turun,” katanya.

Baca juga :  Seorang Positif Covid-19, Satu Regu Satpol PP Jalani Rapid Test

Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Badung, I Wayan Suyasa, mengaku belum mendapat surat resmi dari DPP terkait rekomendasi yang telah diserahkan ke I Nyoman Giri Prasta oleh Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Bali, NTB, dan NTT, Gde Sumerjaya Linggih, Minggu (30/8/2020). “Walaupun secara resmi surat tembusan dari DPP belum ke DPD II, artinya kami sudah dapat baca dari WA teman-teman bahwa dukungan secara politis, recommended dari DPP Partai Golkar ke Giriasa. Kami akan mengamankan dan siap mendukung apa yang sudah digariskan oleh partai,” ungkapnya, Senin (31/8/2020) siang.

Baca juga :  Bupati Giri Prasta Buka Lomba Kayak LPM Legian

Bagaimana dengan koalisi yang sempat dilakukan dengan Gerindra dan Nasdem? Politisi asal Desa Penarungan ini mengatakan, otomatis KRBB bubar. Hal ini dikarenakan tak lagi memenuhi syarat dukungan minimal 20 persen.

Lalu bagaimana dengan Nasdem dan Gerindra yang terkesan kecewa terhadap keputusan Golkar? Wakil Ketua DPRD Badung ini enggan menanggapi. Ia menyerahkan kepada Nasdem dan Gerindra yang memiliki hak untuk menilai. Menurutnya, dari awal KRBB sudah berproses dan bersama-sama mendukung Diatmika-Muntra. Namun akhirnya keputusan DPP Golkar berbeda dengan yang diusulkan, karenanya dia menyebut itu bukan ranah DPD. “Silakan penilaian dari masing-masing partai,” katanya.

Baca juga :  Datang dari Luar Daerah, Rombongan Kadus/Kaling Disemprot

Disinggung terkait komunikasi dengan Agung Diatmika dan Muntra, Suyasa mengatakan belum. Sebab, seperti di awal, ia masih menunggu surat resmi dari DPP, sehingga menjadi bukti fisik dan dasar komunikasi. Demikian juga soal komunikasi dengan Giriasa, Suyasa juga mengatakan belum. “Sementara belum, sampai detik ini,” katanya.

Suyasa pun berharap pengusung Giriasa, yang didominasi oleh PDIP agar memberi kesempatan kepada Partai Golkar yang sudah mendukung melalui rekomendasi DPP sebagai pengusung, bukan sebagai pendukung. “Kita berharap tidak lagi sebatas pendukung, tapi juga sebagai pengusung,” ujarnya. (115)

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini